Buronan Ditemukan Telanjang di Tempat Persembunyiannya

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 07 Januari 2021 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 18 2340243 buronan-ditemukan-telanjang-di-tempat-persembunyiannya-XMzHBAxXmN.jpg Foto: Cam Faust

AUSTRALIA - Buronan ditemukan telanjang di tempat persembunyiannya, yakni pohon rahasia yang dibangunnya di rawa yang penuh dengan buaya.

Luke Voskresensky ditangkap karena perampokan bersenjata Menurut laporan dari polisi di Teritorial Utara Australia, Luke dibebaskan dengan jaminan setelah dituduh melakukan perampokan bersenjata. Namun dia memotong label elektroniknya dan melarikan diri.

Dia pun kabur dan bersembunyi di rawa selama empat hari sebelum ditemukan dua nelayan.

Dia sempat terlihat dia atas pohon, berlumuran lumpur, luka dan gigitan serangga, dan menangis minta tolong.

Cam Faust dan rekannya Kev Joiner sedang dalam perjalanan memancing di sungai bakau ketika mereka mendengar teriakan Luke.

“Dia beruntung kami menemukannya,” kata Cam kepada Northern Territory News.

“Itu hanya kebetulan kami meletakkan panci kepiting dekat tempatnya, jika tidak kami tidak akan mendengar teriakan minta tolong. Saya harus memberinya celana pendek saya dan segalanya,” lanjutnya.

(Baca juga: Pangeran William Diam-diam Lakukan Kunjugan Rahasia)

Luke mengatakan dia bertahan selama empat hari di rawa dengan memakan siput. Dia juga harus rela memotong satu per satu pakaiannya untuk digunakan kebutuhan lainnya.

“Dia memiliki sarang yang dibuat di pohon,” katanya,

“Dia hanya berbaring satu meter di atas air dan ada buaya di air sehingga dia bisa bertahan hidup dengan baik,” lanjutnya.

“Dia dalam keadaan yang buruk,” tambahnya,

Kev mengatakan mereka tidak menyadari jika Luke adalah seorang buronan.

“Setelah kami melihat betapa buruknya dia dan berapa banyak luka yang dia alami di sekujur tubuhnya dan dia mengalami dehidrasi dan sangat lemah ... kami pikir sebaiknya kami memasukkannya perahu,” katanya.

“Kami pikir dia pasti mengalami malam yang besar setelah Tahun Baru dan tersesat,” ujarnya.

Sementara itu, juru bicara polisi mengatakan kepada Guardian Australia jika Luke telah ditangkap kembali dan didakwa dengan penyerangan yang diperburuk dan pelanggaran persyaratan jaminannya.

Dia ditahan dan dijadwalkan hadir di pengadilan pada 9 Februari mendatang.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini