PONTIANAK - Duka mendalam atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu sangat dirasakan seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Pontianak (Polnep). Di mana, salah satu korbannya adalah dosen muda mereka, Makrufatul Yeti Srianingsih.
Dosen tersebut dikenal cukup dekat dengan mahasiswa. Keluarga besar Polnep Negeri Pontianak pun menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Untuk keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah dan ikhlas menjalani cobaan ini.
Baca Juga: Sriwijaya Air Jatuh, Keluarga Pramugari Isti Yudha Prastika Serahkan Sampel DNA
Makrufatul Yeti Srianingsih merupakan dosen Fakultas Administrasi Negara. Civitas akademika Polnep Negeri Pontianak merasa kehilangan terhadap sosoknya.
Direktur Polnep Muhamad Taosin Asha mengatakan, Makrufatul bersama suaminya yang bernama Mulyadi serta ibunya Khasanah (ibunya Mulyadi) menjadi penumpang di pesawat Sriwijaya Air. Makrufatul juga diketahui sebagai dosen kontrak dan lulus menjadi CPNS tahun anggaran 2020 dengan peringkat pertama.