BEIJING – Ledakan yang terjadi di sebuah tambang emas di timur laut China membuat 22 pekerja terjebak di bawah tanah. Otoritas China telah mengirimkan tim penyelamat untuk mengeluarkan mereka dari lokasi, demikian diwartakan Xinhua, Selasa (12/1/2021).
Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (10/1/2021) di Kotapraja Xicheng, yang terletak di Provinsi Shandong timur, China.
BACA JUGA: Kecelakaan Tambang Batubara China Tewaskan 23 Orang
Dalam sebuah posting di media sosial, surat kabar Global Times yang dikelola pemerintah mengutip otoritas Shandong yang mengatakan bahwa petugas penyelamat sejauh ini tidak dapat menghubungi para penambang yang terjebak dikarenakan ledakan.
Ledakan tersebut merusak sistem sinyal komunikasi di bawah tanah, sehingga menghalangi komunikasi.
Xinhua mengatakan bahwa tambang tersebut dimiliki oleh Shandong Wukailong Investment.
BACA JUGA: Tambang Batu Bara Meledak di China Tewaskan 15 Orang
Pada Desember setidaknya 18 orang tewas setelah terperangkap di sebuah tambang di Kota Chongqing barat daya China. Ini merupakan kecelakaan kedua di wilayah itu dalam waktu dua bulan.
Sementara pada September, setidaknya 16 orang tewas setelah karbon monoksida tingkat tinggi menjebak para penambang di tambang batu bara Songzao di Chongqing.
(Bernadus Melkianus Danomira)
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.