Penyelidikan Pemenggalan Guru Sekolah Berlanjut, Polisi Prancis Tahan 7 Orang

Rabu 13 Januari 2021 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 18 2343709 penyelidikan-pemenggalan-guru-sekolah-berlanjut-polisi-prancis-tahan-7-orang-LsWdRrvvw7.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PARIS - Polisi anti-terorisme Prancis pada Selasa (12/1/2021), menahan tujuh orang dalam penyelidikan kasus pemenggalan seorang guru sekolah terkait kartun Nabi Muhammad yang kontroversial tahun lalu. Para tersangka yang ditahan diduga telah berkomunikasi dengan pelaku di media sosial.

Samuel Paty, seorang guru sekolah terbunuh pada 16 Oktober 2020 di luar sekolahnya di wilayah Paris setelah memperlihatkan karikatur Nabi Muhammad dalam debat kelas tentang kebebasan berekspresi.

BACA JUGA: Guru Dipenggal Muridnya karena Tunjukkan Kartun Nabi Muhammad

Pembunuhnya, yang diidentifikasi oleh pihak berwenang sebagai Abdoullakh Anzorov, kemudian ditembak mati oleh polisi. Anzorov, seorang migran berusia 18 tahun asal Chechnya mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut dalam teks yang ditemukan pihak berwenang di ponselnya, bersama foto sang guru.

Ketujuh orang yang ditahan pada Selasa (12/1/2021) ditangkap di wilayah Paris, serta di barat Prancis dan di kota Lyon dan Toulouse. Mereka dicurigai merupakan kontak Anzorov, kata pejabat pengadilan itu.

BACA JUGA: Cuaca Dingin Membeku, Spanyol Catat Suhu Terendah dalam Dua Dekade

Pejabat itu tidak berwenang untuk membahas detail penyelidikan secara terbuka dan berbicara dengan syarat anonim. Para tersangka bisa ditahan untuk pemeriksaan awal oleh penyidik antiterorisme hingga 96 jam.

Sebanyak 14 orang telah diselidiki secara formal dan menghadapi dakwaan awal terkait terorisme dan pembunuhan dalam penyelidikan tersebut. Dari jumlah tersebut, tujuh belum diberikan jaminan.

(Bernadus Melkianus Danomira)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini