Beredar Tarif Pemakaman Jenazah Covid-19 Rp2,3 Juta

Solichan Arif, Koran SI · Rabu 13 Januari 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 519 2343853 beredar-tarif-pemakaman-jenazah-covid-19-bayar-rp2-3-juta-K3FVYWWFjT.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan tidak ada tarif atau biaya untuk relawan pemakaman jenazah pasien Covid-19. Pemberitahuan tersebut menyusul adanya keresahan di Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru. Sejumlah warga meresahkan biaya Rp2,3 juta yang diminta relawan pemakaman jenazah Covid-19.

"Relawan pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19 tidak dipungut biaya apapun," tegas Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tulungagung Galih Nusantoro kepada wartawan Rabu (13/1/2021).

Peristiwa yang menimbulkan keresahan warga Tunggulsari, yakni adanya biaya relawan pemakaman berlangsung sepuluh hari lalu.

Keresahan bermula dari meninggalnya warga dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Saat pihak keluarga menghubungi relawan pemakaman, mereka mendapat penjelasan soal biaya. Disebutkan bahwa tarif proses pemakaman sebesar Rp 2,3 juta.

Nominal tersebut belum terhitung biaya alat pelindung diri (APD) yang dipakai relawan saat bekerja. "Padahal relawan yang diterjunkan satgas tidak pernah mematok tarif atau meminta imbalan," papar Galih. Informasi yang dihimpun, karena merasa keberatan keluarga korban Covid-19, kemudian menghubungi tim PMI Tulungagung.

Dan seluruh proses pemakaman yang dilakukan PMI Tulungagung tidak dipungut biaya sepeserpun. Galih menyesalkan adanya oknum yang mencari keuntungan di tengah situasi pandemi. Selain membebani keluarga korban, praktik tersebut berpotensi menimbulkan masalah hukum. Karenanya ia meminta untuk segera dihentikan.

Baca Juga : Angka Kematian Terkait Covid-19 Pecahkan Rekor, 306 Orang Meninggal

"Kami menyayangkan, tega membebani keluarga yang berduka. Kami menegaskan bantuan relawan pemakaman dengan protokol kesehatan tidak dipungut biaya apapun," pungkas Galih yang juga Kabag Humas Pemkab Tulungagung. Sementara tercatat hingga 12 Januari 2021, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 1.647 kasus.

Perinciannya, 1.268 orang sembuh, 40 orang meninggal dunia, 210 orang menjalani perawatan medis, 70 orang diisolasi di gedung isolasi atau karantina dan 59 orang menjalani isolasi mandiri.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini