Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Majene, 8 Orang Meninggal Dunia, Lebih dari 600 Warga Luka-Luka

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 15 Januari 2021 |13:18 WIB
Gempa Majene, 8 Orang Meninggal Dunia, Lebih dari 600 Warga Luka-Luka
Foto: BNPB
A
A
A

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene mencatat delapan warga meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka.

BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data dampak pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat.

Data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 15 Januari 2021, pukul 11.10 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 15.000 warga lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Melalui siaran pers yang dikirim ke Okezone.com, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan BPBD setempat terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan. Sedangkan kerusakan bangunan di Kabupaten ini mencakup 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat (RB) antara lain di Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market. Jaringan listrik dan komunikasi selular juga terganggu di wilayah Mamuju. Kerusakan rumah warga serta korban jiwa masih dalam pendataan.

(Baca juga: KPK Pantau Proses Distribusi hingga Pemberian Vaksin Covid-19)

BNPB terus memonitor upaya penanganan darurat di lapangan yang dilakukan berbagai pihak. Seperti BPBD, BNPP/Basarnas, TNI, Polri, sukarelawan dan mitra terkait lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement