Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah Arah, Warga Berangsur Tinggalkan Pengungsian

Agregasi Harian Jogja, · Senin 18 Januari 2021 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 510 2346669 ancaman-erupsi-gunung-merapi-berubah-arah-warga-berangsur-tinggalkan-pengungsian-QYxWb233Ph.jpg Gunung Merapi. (Foto : Sindo/Priyo Setyawan)

SLEMAN - Pengungsi di Glagaharjo (Cangkringan), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berangsur kembali ke rumah. Hal ini karena adanya perubahan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi ke arah barat daya sehingga masyarakat masih aman dari bahaya erupsi.

"Saat ini pengungsi di Glagaharjo [Cangkringan] secara berangsur mulai kembali ke rumah. Karena memang jarak amannya diperpendek dari lima kilometer menjadi tiga kilometer," kata Bupati Sleman Sri Purnomo, melansir Harian Jogja, Senin (18/1/2021).

Pemkab, katanya akan memfasilitasi warga jika mereka akan kembali ke rumahnya. Namun jika warga tetap ingin bertahan di barak pengungsian, tetap akan difasilitasi. Pemkab, lanjutnya, akan mengatur mekanisme soal pengungsian Selasa (19/1) ini.

"Sebenarnya kondisi barak pengungsian baik dari wilayah Timur (Glagaharjo) hingga Barat (Girikerto) sudah siap menerima pengungsi. Namun karena saat ini warga berada di jarak aman, jadi tidak ada masalah (untuk mengungsi)," katanya.

Baca Juga : Warga Diminta Waspada Guguran Awan Panas dan Lahar Gunung Merapi

Sebagaimana diketahui, BPPTKG merilis keterangan jika potensi bahaya Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Meskipun begitu, aktivitas penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan tetap dihentikan. Selain itu, pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

Baca Juga : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.000 Meter

"Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini