Emil Dardak Klaim PPKM Tahap I Tekan Penularan Covid-19 di Jatim

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 22 Januari 2021 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 519 2349177 emil-dardak-klaim-ppkm-tahap-i-tekan-penularan-covid-19-di-jatim-t8VjOMFQ2m.jpg Wagub Jawa Timur Emil Dardak (Foto: Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan akan memperpanjang pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini diputuskan setelah Pemprov Jatim mendapat instruksi dari Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian sesuai instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri)

"Kami mendapat info dari Menko Perekonomian bahwa sudah ada instruksi Mendagri," ungkap Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak ditemui usai sosialisasi PPKM di Masjid Jami Malang pada Jumat (22/1/2021).

Menurut Emil, pihaknya menghormati keputusan pemerintah pusat dan siap menjalankan instruksi tersebut. Meski sebenarnya prosesnya sendiri masih dibahas di ranah formal oleh pemerintah pusat dan pemerintah di daerah. Selain itu di Jawa Timur pelaksanaan PPKM sebenarnya telah berdampak positif dengan menurunnya angka penambahan pasien Covid-19.

"Kepastian formal (penerapan PPKM tahap kedua) dari Mendagri sedang diproses, antara Menko (Perekonomian) dengan Mendagri, kami dalam posisi beberapa kepala daerah tingkat kabupaten kota menyatakan menghormati apa yang menjadi keputusan pusat. Tetapi ada pesan dari pak Walikota Malang bahwa Malang Raya ini jalannya sudah bagus, trennya semua relatif membaik," papar Emil.

Baca Juga: Buka Hingga Jam 8 Malam, 3 Kedai Kopi di Serpong Utara Disegel Satpol PP

Namun, diakui mantan Bupati Trenggalek ini, tingkat ketersediaan bed (Bed Occupancy Ratio / BOR) di rumah sakit rujukan masih di atas 60 persen, dan belum sesuai standar yang aman. Tapi di sisi lain, Emil mengungkapkan angka penambahan pasien Covid-19 di Jatim sebenarnya mulai bisa dikendalikan dengan pelaksanaan PPKM tahap pertama di sejumlah wilayah.

"BOR (Bed Occupancy Ratio)-nya masih di atas 60 persen, tapi sudah mulai membaik. Karena memang kapasitasnya nambah, tapi angka kasus positifnya melandai. Melandai itu bukan enggak ada kasus baru, tapi kasus harian itu angkanya tidak melonjak. Ini adalah hal baik yang harus kita apresiasi," tandasnya.

Sebagai informasi jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Timur hingga Jumat 22 Januari siang mencapai 103.286 kasus, dengan 7.195 pasien covid-19 meninggal dunia, 7.742 pasien menjalani perawatan, dan 88.349 pasien terkonfirmasi dinyatakan sembuh.

Sedangkan dari 38 kabupaten kota di Jatim, hanya tersisa 6 daerah yang masih masuk zona merah penyebaran Covid-19. Sementara 32 daerah lainnya masuk zona oranye dengan tingkat penyebaran Covid-19 sedang.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang Sampai 8 Februari

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini