"Kami dari tim DVI Polri tetap melakukan proses identifikasi, karena kami telah menerima pada hari ini sejumlah 62 data ante mortem dari keluarga karena laporan hanya 62, artinya hanya ada 62 laporan orang hilang yang ke tim DVI ante mortem," ujar Hery.
Sementara itu, RS Polri saat ini juga sudah menerima sampel DNA untuk kebutuhan proses identifikasi melalui Ante Mortem sebanyak 714. Angkat itu tercatat meningkat hampir tiga kali lipat.
Sedangkan, sejauh ini tercatat sudah menerima 325 kantong jenazah body part korban insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Serta, ada 274 kantong properti.
"Untuk sampel post mortem 540, mohon dipahami bahwa sejumlah sampel tersebut membutuhkan waktu untuk memprofiling, menganalisa, mencocokan data jadi data yang banyak itu nanti akan di profil nanti akan dicocokkan dalam fase rekonsiliasi," tutup Hery.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.