Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Jokowi Serukan Langkah Global Tangani Dampak Perubahan Iklim

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 26 Januari 2021 |10:29 WIB
 Presiden Jokowi Serukan Langkah Global Tangani Dampak Perubahan Iklim
Presiden Joko Widodo (Foto : Biro Pers Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dampak perubahan iklim sudah sangat nyata, khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia.

Karena itu, Kepala Negara menyerukan sejumlah langkah luar biasa bagi upaya penanganan global dalam menanggulangi dampak perubahan iklim.

Baca juga:  Target Indonesia Menahan Laju Perubahan Iklim

Hal tersebut disampaikan Jokowi secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaptation Summit (KTT CAS) 2021 yang berlangsung pada Senin, 25 Januari 2021.

"Dampak iklim sangat nyata di hadapan kita. Apalagi untuk negara-negara kepulauan seperti Indonesia," ujarnya sebagaimana dikutip dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden.

Baca juga: Begini Pengaruh Iklim terhadap Perubahan Permukaan Laut

Perubahan siklus iklim yang terjadi membuat para petani dan nelayan di Indonesia harus beradaptasi. Meningkatnya permukaan laut juga mengharuskan penduduk pesisir dan pulau kecil berjuang untuk dapat bertahan.

Sementara pandemi Covid-19 yang melanda setidaknya 215 negara di dunia, termasuk Indonesia, membuat tantangan tersebut menjadi semakin kompleks dan berat.

"Untuk itu, kita harus mengambil langkah luar biasa," kata Jokowi.

Langkah luar biasa yang pertama harus dilakukan ialah memastikan semua negara memenuhi kontribusi nasional bagi penanganan perubahan iklim (Nationally Determined Contribution/NDC).

"Indonesia telah memutakhirkan NDC untuk meningkatkan ketahanan dan kapasitas adaptasi," imbuhnya.

Kedua, Jokowi menuturkan bahwa seluruh potensi masyarakat harus dapat digerakkan untuk secara bersama-sama menumbuhkan kesadaran dalam menangani dan melakukan aksi terkait dampak perubahan iklim yang niscaya terjadi di masa mendatang.

"Indonesia melibatkan masyarakat untuk mengendalikan perubahan iklim melalui program Kampung Iklim yang mencakup 20 ribu desa di tahun 2024," ucap Presiden.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement