TANGSEL - Sejumlah penggali kubur, khusus pasien Covid-19, di TPU Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dilaporkan mogok kerja. Mereka protes spontan, karena upahnya belum dibayar.
Kepala TPU Jombang, Tabroni mengatakan, ada miskomunikasi. Para pekerja mengira bayaran harian mereka hari ini tidak cair. Padahal, ada pergantian sistem pembayaran bagi para penggali kubur, dari harian menjadi mingguan.
"Tidak ada mogok. Hanya mis aja. Biasa harian, sistem lama. Mau dibuat mingguan, sistem baru," kata Tabroni, kepada Sindonews, di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel, Senin (25/1/2021).
Baca Juga: Pemkot Bogor Perpanjang Pembatasan Kegiatan Sampai 8 Februari, Begini Aturan Mainnya
Para pekerja penggali kubur ini, mendapat bayaran setiap lubang yang dibuat. Untuk setiap satu lubang, dibutuhkan lima pekerja dan dihargai Rp1 juta. Dalam sehari, mereka bisa menggali 5 lubang, dengan penghasilan Rp1 juta per orang.