Ternyata Jarak Luncur Awan Panas Gunung Merapi Capai 3,5 Km

Suharjono, Koran SI · Jum'at 29 Januari 2021 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 510 2353153 ternyata-jarak-luncur-awan-panas-gunung-merapi-capai-3-5-km-ukXfKuzYdS.jpg Hasil foto udara ukur awan panas Merapi. (Foto : Dok BPPTKG)

YOGYAKARTA - Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menggunakan drone guna melihat detail jarak luncuran awan panas Gunung Merapi. Jarak luncur awan panas Merapi ternyata mencapai 3,5 km.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, pihaknya mencoba melakukan validasi jarak luncur awan panas. Lantaran selama ini menggunakan dasar amplitudo dan durasi waktu sering dengan kecepatan rata rata awan panas maka dibutuhkan visual dengan ukuran jelas menggunakan drone .

"Hasil foto udara menunjukkan jarak luncur awan panas pada 27 Januari 2021 mencapai 3,5 km untuk jarak miring atau 3,2 km jika dihitung jarak horizontal,” katanya kepada wartawan di Yogyakarta Jumat (29/1/2021).

Ia menjelaskan, jarak luncur awan panas guguran masih dalam rekomendasi jarak bahaya yang telah ditetapkan, yaitu pada jarak maksimum 5 km dari puncak Gunung Merapi.

Saat ini awan panas masih berpotensi terjadi di Gunung api teraktif di Indonesia tersebut.

"Daerah yang berpotensi bahaya awan panas guguran dan guguran lava adalah alur Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km," katanya.

Hanik menambahkan, melihat kondisi Gunung Merapi, erupsi eksplosif juga masih mungkin terjadi. Potensi bahaya erupsi eksplosif ini berupa lontaran material vulkanik dalam radius 3 km dari puncak.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya tersebut mengingat awan panas guguran dan lahar hujan dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga : Gunung Merapi Meletus, Fasilitas BBM-LPG Siaga Penuh

“BPPTKG terus melakukan pemantauan aktivitas Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera kami tinjau kembali,” tuturnya.

Baca Juga : Guguran Awan Panas Merapi Beralih ke Barat Daya, Pengungsi di Barak Glagaharjo Pulang ke Rumah

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini