Sebulan Meninggal di Taiwan, Jenazah Warga Gunungkidul Akhirnya Dipulangkan

Suharjono, Koran SI · Minggu 31 Januari 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 31 510 2354021 sebulan-meninggal-di-taiwan-jenazah-warga-gunungkidul-akhirnya-dipulangkan-iZgnpaTgEm.jpg Setelah sebulan jenazah Sunakip Setiawan akhirnya dipulangkan dari Taiwan. (Foto: Suharjono/iNews)

GUNUNGKIDUL – Jenazah tenaga kerja indonesia (TKI) Sunakip Setiawan (22) asal Pedukuhan Temu Ireng, Girisoka, Panggang, Gunungkidul akhirnya bisa dipulangkan ke kampung halamannya. Setelah sesaat disemayamkan di rumah duka, jenazahnya dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Dukuh Temu Ireng Arif Apriyanto mengatakan, Sunakip meninggal dunia saat berlayar menangkap ikan dengan bendera Taiwan. Pihak keluarga menerima kabar bahwa Sunakip meninggal pada 4 Januari lalu.

BACA JUGA: KBRI Teheran Pulangkan 2 WNI ABK Kapal Farsi dari Iran

“Setelah hampir sebulan, akhirnya jenazah bisa dipulangkan,” kata Arif, Minggu (31/1/2021).

Proses pemulangan jenazah ditanggung oleh penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yaitu PT Mina Sari Persada yang berada di Jakarta. Pihak keluarga sampai saat ini belum tahu detail terkait kematian almatrhum.

“Kabarnya sakit, tapi sakit apa belum ada kejelasan,” katanya.

Jenazah Sunakip tiba di Jakarta menggunakan pesawat China Airlines. Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta dan dilanjutkan dengan perjalan darat. Jenazahnya sempat disemayamkan di rumah duka sebentar sebelum pada pukul 00.15 WIB dimakamkan.

“Begitu tiba disemayamkan sebentar kemudian dimakamkan dengan protokol kesehatan,” kata kerabat Sunakib, Danang Wahyudiyanto.

Sunakib dikabarkan meninggal dunia pada 4 Januari saat tengah berlayar untuk menangkap ikan. Proses pemulangan jenazah Sunakip sempat tertunda karena menunggu kepastian apakah yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak.

BACA JUGA: 2 ABK Ditemukan Tewas Dalam Lambung Kapal Tongkang, Korban Kakak Beradik

Sunakib merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Bani (52) dan Wagiyah (52). Sebelumnya dia sempat menempuh pendidikan di SMK Pelayaran Tanjungsari Gunungkidul dan Ikut penyaluran Program sekolah SMK Pelayaran untuk Kerja di Taiwan dalam Pelayaran Pencari Ikan di laut.

“Bekerjanya sejak bulan Agustus 2019 sampai dengan saat ini sekitar 1 tahun 6 bulan. Kontraknya 2 tahun,” katanya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini