JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan seharusnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat berjalan efektif, selama masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan (prokes). Namun dia mengakui bahwa PPKM jilid I tidak efektif karena banyaknya masyarakat yang tidak patuh.
“Selama pemberlakukan PPKM jilid I masih banyak ditemukan masyarakat yang belum patuh terhadap protokol kesehatan 3M. Termasuk juga masih banyak melakukan mobilitas. Yang keduanya dapat meningkatkan risiko penularan,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (2/2/2021).
Baca juga: Satgas: PPKM Efektif jika Masyarakat Patuh Prokes dan Ada Penegakan Pemda
Seperti diketahui pemerintah memberlakukan PPKM tahap I dari tanggal 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Kemudian pemerintah melakukan perpanjangan PPKM dari tanggal 26 Januari hingga 8 Februari.
Baca juga: PPKM Gagal, Jateng Bikin Gerakan di Rumah Saja pada 6-7 Februari
Dia mengatakan, bahwa pemerintah masih terus mengkaji kebijakan untuk menekan kasus covid-19.
“Pemerintah tentunya akan mengkaji berbagai kebijakan untuk menekan peningkatan kasus positif yang muncul di masyarakat,” ujarnya.
Namun begitu hal yang terpenting adalah tetap menjalankan protokol kesehatan. Dengan begitu kasus positif dapat ditekan.
“Hal terpenting yang harus dilakukan oleh kita semua untuk mengurangi peningkatan kasus positif adalah dengan secara disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M. Sehingga risiko penularan dapat diminimalisasi sekaligus melindungi diri dan orang terdekat dari penularan,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.