Melalui surat, Ganjar akan meminta restoran, tempat wisata, hingga pasar tutup selama dua hari tersebut. Namun, pelayanan umum seperti kesehatan dan transportasi publik tetap beroperasi dengan pengetatan.
“Sehingga ada beberapa yang masih kita perkenankan untuk bisa mereka berseliweran dengan ketentuan yang ketat. Tapi sisi lain, kita minta partisipasi dan dukungan dari masyarakat untuk dua hari saja,” tegasnya.
Baca Juga : PPKM Gagal, Jateng Bikin Gerakan di Rumah Saja pada 6-7 Februari
Sebelumnya, Wali Kota Solo, FX Rudi Hadyatmo, menolak gerakan tersebut karena dinilai menyulitkan pelaku usaha kecil. Menurutnya PPKM di Solo sudah berjalan baik, meskipun masih ditemukan pelanggaran-pelanggaran.
Baca Juga : Sambangi Pasar di Jakbar, Kapolda Target Bagikan 100 Ribu Masker Per Hari
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.