Share

Bangkai Ikan yang Mati Massal Cemari Waduk Jatiluhur Purwakarta

Asep Supiandi, Koran SI · Selasa 02 Februari 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 525 2355199 bangkai-ikan-yang-mati-massal-cemari-waduk-jatiluhur-purwakarta-OpNQUVXWRV.jpeg Foto: Istimewa

PURWAKARTA - Bangkai ikan usai peristiwa mati massal pada Minggu (31/1/2021), mencemari perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Bau busuk pun tak terhindarkan di sekitar perairan tersebut.

Pencemaran akibat bangkai ikan ini dikhawatirkan semakin meluas karena masih banyak yang belum diangkat dari perairan.

Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Purwakarta langsung mengimbau warga untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan di perairan Waduk Jatiluhur, sebagai dampak dari kematian ikan secara massal.

"Kepada petani keramba jaring apung (KJA) kami berikan imbauan untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan sebagai akibat kematian ikan secara massal," kata Kasatpolair AKP Jajang Sukandar, pada Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Ribuan Ton Ikan Mati di Waduk Jatiluhur, Petani Rugi Miliaran Rupiah

Jajang meminta, petani KJA agar tidak membuang sampah ikan yang mati sembarangan, karena hal tersebut berdampak pada penurunan kualitas air di perairan tersebut.

"Jadi ikan-ikan yang mati jangan dibuang ke danau Jatiluhur, karena dikhawatirkan bisa mencemari air danau," ucap Jajang. 

Baca juga: Puting Beliung Terjang Waduk Jatiluhur, Sejumlah Pemancing Berhamburan

Sementara itu,seorang petani KJA, Halim Wahyu, warga Kampung Cikuya, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, mengakui masih banyak petani yang membuang ikan ke perairan.

Padahal dia sudah berkali-kali mengimbau agar bangkai ikan tidak dibuang sembarangan, namun dimanfaatkan untuk pakan ikan patin. Akan tetapi imbauannya sering tidak digubris.

"Bangkai ikan di kolam saya sering dimanfaatkan untuk pakan ikan patin. Jadi tidak harus dibuang ke sembarang tempat," ujarnya.

Dia juga mengaku, musibah kematian ikan massal telah mengakibatkan kerugian besar hingga Rp2 miliar. Jumlah uang sebesar itu merupakan modal tanam ikan yang diharapkan dapat meraup keuntungan sekitar Rp800 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini