Pemimpin Kudeta Myanmar: Pengambilalihan Kekuasaan Tak Bisa Dihindari

Antara, · Rabu 03 Februari 2021 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 18 2355487 pemimpin-kudeta-myanmar-pengambilalihan-kekuasaan-tak-bisa-dihindari-aBLJO7V922.jpg Panglima Militer Myanmar Min Aung Hlaing (Foto: VOA Indonesia)

YANGON – Pemimpin kudeta Myanmar Min Aung Hlaing pada pertemuan pertama pemerintahan barunya pada Selasa (2/2) mengatakan pengambilalihan kekuasaan di Myanmar oleh tentara tidak dapat dihindari.

Kudeta terhadap pemerintahan sipil Myanmar dilakukan pihak militer setelah protes atas dugaan kecurangan pemilu tahun lalu yang kasusnya telah dibubarkan oleh komisi pemilihan Myanmar.

Tentara Myanmar, yang dikenal sebagai Tatmadaw, mengambil alih kekuasaan pada Senin (1/2) dan menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

(Baca juga: WHO: Kasus Infeksi Covid-19 Turun Secara Global)

"Meskipun Tatmadaw sudah berulang kali telah meminta, jalur (kudeta) ini tak terelakkan untuk dipilih untuk negara. Sampai pemerintahan berikutnya dibentuk setelah pemilihan umum yang akan datang, kami perlu mengarahkan negara," kata Min Aung Hlaing seperti dikutip Reuters.

"Selama keadaan darurat, pemilihan umum dan penanggulangan Covid-19 masih ditetapkan sebagai prioritas," ujarnya.

Keberadaan Aung San Suu Kyi, pascapenangkapan dalam kudeta yang dilakukan militer pada Senin (1/2), masih belum diketahui.

(Baca juga: ASEAN Tak Satu Sikap Soal Kudeta di Myanmar, Pengamat: Itu Bisa Dipahami)

Keberadaan dan kondisi pemimpin terpilih Myanmar itu belum dipublikasikan sejak dia ditahan di Ibu Kota Naypyidaw oleh militer.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini