Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 5 Februari: Kelahiran Cristiano Ronaldo

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |05:48 WIB
Peristiwa 5 Februari: Kelahiran Cristiano Ronaldo
Foto: Instagram @cristiano
A
A
A

3. Apollo 14 mendarat di bulan

Apollo 14 adalah sebuah misi pesawat ruang angkasa berawak kedelapan dalam program Apollo Amerika Serikat, dan yang ketiga untuk mendarat di Bulan. Itu adalah misi yang terakhir dari pendaratan "misi H" yang ditargetkan dengan dua hari tetap di Bulan dengan dua lunar EVA, atau moonwalks.

Komandan Alan Shepard, Command Module Pilot Stuart Roosa, dan Lunar Module Pilot Edgar Mitchell diluncurkan pada misi sembilan hari mereka pada tanggal 31 Januari 1971 16:04:02 waktu setempat setelah 40 menit, 2 detik delay karena pembatasan situasi cuaca, penundaan pertama seperti dalam program Apollo.

Shepard dan Mitchell membuat pendaratan lunar mereka pada tanggal 5 Februari dalam Fra Mauro. Ini awalnya menjadi sasaran yang dibatalkan pada misi Apollo 13.

Selama di dalam dua lunar EVA, 42 kilogram (93 pon) batu bulan dikumpulkan dan beberapa eksperimen permukaan, termasuk studi seismik. Shepard terkenal memukul dua bola golf di permukaan bulan dengan klub darurat yang dibawanya dari Bumi. Shepard dan Mitchell menghabiskan sekitar 33 jam di Bulan, dengan sekitar 9 ½ jam pada EVA.

Sementara Shepard dan Mitchell berada di permukaan, Roosa tetap di orbit lunar kapal Modul Command/Service, melakukan eksperimen ilmiah dan memotret Bulan. Dia mengambil beberapa ratus biji pada misi, banyak yang berkecambah pada kembali, sehingga disebut pohon Bulan. Shepard, Roosa, dan Mitchell mendarat di Samudra Pasifik pada 9 Februari.

 4. Peristiwa kapal tujuh provinsi

Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi adalah pemberontakan yang terjadi di atas kapal angkatan laut HNLMS De Zeven Provinciën milik Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Koninlijke Marine) di lepas pantai Sumatra pada tanggal 5 Februari 1933.

Adapun yang menjadi penyebabnya adalah keputusan untuk menurunkan gaji pegawai pemerintah Hindia Belanda sebesar 17% yang diumumkan pada tanggal 1 Januari 1933.

Penurunan gaji pegawai tersebut merupakan upaya pemerintah Hindia Belanda untuk mengurangi defisit anggaran belanja akibat depresi ekonomi yang melanda dunia pada saat itu.

Namun keputusan tersebut mendapat tantangan hebat dari semua pihak, baik pegawai berkebangsaan Eropa, Indonesia maupun Eurasia yang ada di pemerintahan Hindia Belanda. Pemberontakan di atas kapal Zeven Provincien tersebut di atasi dengan cara pengeboman kapal tersebut oleh pesawat udara angkatan laut Belanda.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement