Langgar Jam Malam, Ratusan Pemuda di Malang Dites Swab Antigen

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 07 Februari 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 519 2357838 langgar-jam-malam-ratusan-pemuda-di-malang-dites-swab-antigen-OnROdMupcb.jpg Melanggar jam malam, pemuda di Malang jalani tes swab antigen (Foto: Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Ratusan anak muda yang tengah nongkrong melebihi jam malam saat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Malang mendapat kejutan. Yakni, setelah petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, yang dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, melakukan razia, pada Sabtu malam (6/2/2022).

Tampak ratusan orang yang didominasi anak muda ini dibuat terkejut dengan kedatangan petugas di deretan kafe yang ada di Jalan Ikan Tombro hingga menjelang pukul 21.00 WIB. Melihat kedatangan petugas, mereka ada yang langsung kabur meninggalkan lokasi kafe karena takut terjaring razia petugas. Namun, tak sedikit yang tertangkap basah, tak bisa keluar area kafe lantaran akses parkir kendaraan bermotor yang telah ditutup petugas gabungan pada razia besar - besaran tersebut.

Baca Juga:  Suami Wali Kota Tanjungpinang Positif Covid-19

Para anak muda yang nongkrong tanpa menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tetap berkerumun di atas jam malam pukul 20.00 WIB, pun terpaksa mendapat sanksi. Mereka disanksi harus menjalani swab antigen di lokasi.

Hasilnya dari total 130 orang yang didominasi anak muda ini, ada satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani karantina di safe house Kota Malang di Jalan Kawi.

"Malam kini kita melakukan 130 swab antigen. Kita mendapatkan satu orang yang positif,malam ini langsung kita bawa ke safe house Jalan Kawi dan langsung dirawat di sana," ucap Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Menurut Leonardus, pihaknya telah menerima informasi dari tim mengenai keberadaan kerumunan di kafe - kafe yang ada di sepanjang Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang. Maka Leo-panggilan akrabnya dengan tegas melakukan pembubaran dan memberi sanksi swab antigen di lokasi.

"Saya sudah tahu tempat-tempat di mana yang jadi titik kumpul, terutama anak - anak muda di malam minggu. Ini makanya kita sampai tengah malam gini, tujuannya mengedukasi mereka juga. Kita beri edukasi lewat imbauan, bahwa kondisi kita juga tidak baik-baik saja," terang Leonardus.

Baca Juga:  GeNose Dijual Online Seharga Rp75 Juta Hoaks!

Usai membubarkan kerumunan di sepanjang Jalan Ikan Tombro, petugas juga membubarkan kerumunan anak muda yang nongkrong di sepanjang kawasan Taman Krida Budaya Jalan Soekarno Hatta. Para anak muda yang mendominasi di warung - warung kopi lesehan di pinggir jalan ini tunggang langgang begitu melihat petugas gabungan datang.

Namun, di sini petugas tidak melaksanakan swab antigen apapun dan memberikan sanksi ke penjual yang, didominasi pedagang kaki lima (PKL). Petugas hanya memperingatkan PKL untuk tidak melayani pesan di tempat setelah pukul 20.00 WIB.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini