WUHAN – Orang-orang terlihat memadati jalan-jalan di pusat kota Wuhan di China minggu ini, ketika mereka membuat persiapan terakhir untuk Tahun Baru Imlek.
Menjelang Tahun Baru Imlek, segalanya hampir kembali normal di Wuhan, yang sebagian besar telah bebas virus selama berbulan-bulan. Hal ini terlihat ketika orang-orang bergegas untuk membeli makanan dan dekorasi pada saat-saat terakhir untuk perayaan keluarga menjelang Tahun Kerbau, yang dimulai pada Jumat (12/2).
"Saya merasa senang," kata Song Bo, 33, yang bekerja di industri otomotif.
"Tahun lalu, kami hanya tinggal di rumah tanpa melakukan apa-apa atau tidur di rumah setiap hari. Tahun ini, meski kami masih harus memakai masker, jauh lebih baik,” lanjutnya.
Beberapa pemilik toko juga mengaku optimis.
(Baca juga: Vaksin Covid-19 Tak Cukup, Biden Salahkan Trump)
"Ketika kota ditutup, tidak ada seorang pun di jalan," kata Li Hong Gang, seorang penjual lentera.
"Sekarang, bisnis pulih dan saya puas dengan penjualan saya,” ujarnya.
Namun bagi pedagang di pasar basah, seperti Wu Xiuhong, efek penutupan masih tetap ada.
Penjualan harian di toko Wu, yang menjual kacang, telah turun setengah tahun ini dari angka biasanya 40.000 yuan (USD6.200 atau Rp86 juta) menjelang liburan Tahun Baru Imlek.
"Ini menyedihkan," tambahnya.
(Baca juga: Israel Diduga Jual Rudal ke Asia)
"Tahun ini terlalu buruk. Kami biasanya memiliki 10 staf, tetapi tahun ini kami dapat menangani toko hanya dengan empat orang,” tambahnya.
Diketahui virus Covid-19 yang pertama kali muncul di Wuhan pada akhir 2019, mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan penguncian total antara akhir Januari dan awal April tahun lalu, karena rumah sakit dibanjiri oleh orang sakit dan sekarat.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.