JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah menyebutkan, hingga saat ini dalam pelaksanaan demokrasi masih terasa berjarak dengan pelaku politik, maupun masyarakat karena demokrasi belum dijadikan sebagai tradisi berpikir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Sedangkan bangsa kita ini masih mengedepankan perasaan. Demokrasi masih belum terbentuk sebagai kekayaan gagasan universal kehidupan suatu bangsa," kata Fahri dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Fahri Hamzah Tuntut Anggota DPR-DPD Lebih Kritis ke Pemerintah
Oleh karena itu, lanjut Fahri, dalam webinar nasional yang diadakan Moya Institute bertajuk Partai Politik dan Tantangan Demokrasi Terkini, Kamis malam (11/2) sudah saatnya Indonesia ke depan meningkatkan lagi inovasi agar makin lebih baik lagi dalam melihat masalah yang terjadi.
Baca juga: Kritik Mahfud MD, Fahri Hamzah: Sayang Sekali Orang Pintar Tak Gemar Dialog
Sementara itu, Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Faldo maldini mengatakan, seharusnya politikus dapat memberikan solusi terhadap segala masalah yang hadir di tengah masyarakat.
"Aktivitas politik itu lahirkan proses politik. Yang kemudian memunculkan aktor-aktor politik dan mampu secepatnya selesaikan persoalan di masyarakat," ujar Faldo.