380 Santri di Tasikmalaya Terpapar Corona, 152 di Antaranya Diangkut Ambulans

Asep Juhariyono, iNews · Senin 15 Februari 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 525 2362460 380-santri-di-tasikmalaya-terpapar-corona-152-di-antaranya-diangkut-ambulans-h5oM8Fjksv.jpg Petugas medis evakuasi santri yang terpapar Covid-19 (Foto: Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA - Sebanyak 380 orang santri di salah satu pondok pesantren di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dinyatakan positif Covid-19, Senin (15/2/2021). Adapun 152 orang santri dievakuasi menggunakan 21 unit mobil ambulans untuk menjalani isolasi mandiri di Hotel Crown, Kecamatan Cipedes, dan Rumah Sakit Dewi Sartika.

Selain santri dari 380 orang tersebut, ada 52 orang tenaga pengajar yang juga dinyatakan positif Covid-19. Kedatangan mobil ambulans mendapatkan pengawalan dari Polresta Tasikmalaya, TNI, dan petugas BPBD Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:  Besok, Rumah Sakit Kariadi Semarang Gelar Uji Klinis Vaksin Nusantara Fase 2

Sebanyak 96 orang santri yang datang untuk diisolasi di Hotel Crown ini dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan oleh tim dari dinas kesehatan. Selain di Hotel Crown, ada 56 santri yang juga dijemput oleh mobil ambulans dari pondok pesantren yang sama, untuk menjalani isolasi di Rumah Sakit Dewi Sartika, yang berada di Kecamatan Kawalu.

Sementara itu sisanya sebanyak 228 santri dan tenaga pengajar yang juga dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, masih menjalani isolasi di pondok pesantren.

Menurut Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (p2p) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dokter Asep Hendra Hendriyana, terpaparnya 380 santri dan tenaga pengajar di salah satu pondok pesantren, yang berada di Kecamatan Cipedes ini diduga berasal dari salah seorang santri yang berasal dari Kabupaten Garut.

Setelah diketahui adanya santri yang mengalami gejala hilangnya indera penciumannya, kemudian santri dilakukan swab mandiri hasilnya positif. Kemudian, dilakukan swab masal sebanyak 16 orang, dan hasilnya 5 orang positif Covid-19.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan Sudah Mencapai 74,63%

Dinas Kesehatan kemudian melakukan tracing dan swab masal terhadap 832 orang santri dan pengajar, yang hasilnya 374 orang dinyatakan positif. Jadi, keseluruhan santri dan tenaga pengajar yang dinyatakan positif Covid-19 di pondok pesantren tersebut sebanyak 380 orang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga hari Senin (15/2/2021) secara akumulatif terdapat 3.891 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, yakni 3.065 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 758 orang masih menjalani isolasi, serta 68 orang meninggal dunia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini