Viral, Warga Satu Desa di Tuban Beli Mobil Baru Usai Dapat Ganti Rugi dari Pertamina

Arif Budianto, Koran SI · Selasa 16 Februari 2021 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 340 2362863 viral-warga-satu-desa-di-tuban-beli-mobil-baru-usai-dapat-ganti-rugi-dari-pertamina-EBhN1lFxwd.jpg Viral, aksi warga setu desa di Tuban borong mobil.(Foto:Ist)

TUBAN - Di tengah situasi serba sulit seperti saat ini, seluruh warga  Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, malah membeli mobil. Uniknya, warga mampu memberi mobil batara dua hingga tiga unit sekaligus. Video warga satu desa memborong mobil baru dan bekas tersebut, viral di media sosial.

Video warga kampung memborong mobil pertama kali diunggah di TikTok dadi account rizkii.02 pada Minggu (14/2/2021) lalu. Video tersebut kemudian mendapat respons dari netizen. Kini, video tersebut juga banyak menyebar di Instagram.

Baca Juga: Geng Pencurian Mobil Terbesar di Inggris Diminta Bayar Ganti Rugi Sebesar Rp21 Miliar

Pada video tersebut tampak puluhan mobil baru sedang diantar penggunakan mobil derek. Mobil derek tampak berjajar sepanjang jalan yang terlihat sempit, hanya bisa dilalui satu kendaraan. Total ada 17 kendaraan yang pada hari tersebut diantar ke rumah warga.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, total ada 176 mobil yang dibeli oleh warga desa tersebut. Satu keluarga bisa membeli antara dua hingga tiga mobil baru atau bekas. Informasinya, warga desa tersebut baru saja mendapat uang ganti rugi Pertamina untuk pembangunan kilang minyak Grass Root Refinery (GRR).

Baca Juga: Seteru Syakir Daulay vs Label Musik Berujung Tuntutan Ganti Rugi Ratusan Miliar

Informasi yang didapat MNC Portal Indonesia, harga ganti rugi tanah proyek tersebut sebesar Rp680.000 per meter persegi. Ganti rugi di Desa Kaliuntu ternyata ada tiga bidang lahan dari tiga pemilik yang luasnya 0.562 hektare. Kemudian di Desa Wadung ada 42 bidang dengan 37 pemilik, total luasnya mencapai 10.273 meter persegi.

Terakhir, di Desa Sumurgeneng yang baru saja memborong mobil, ada 79 bidang tanah dengan 59 pemilik dengan total luasnya 21.410 meter persegi. Bila dikalikan, maka uang ganti rugi yang masuk ke desa ini mencapai Rp14,6 miliar.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini