Tidak Sadar Hamil, Wanita Ini Melahirkan di Klinik Gigi, Harus Bayar Rp3,7 Juta

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 26 Februari 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 18 2368703 tidak-sadar-hamil-wanita-ini-melahirkan-di-klinik-gigi-harus-bayar-rp3-7-juta-Ti5k1a0zy1.jpg Wanita ini tidak tahu jika dirinya hamil dan melahirkan di klinik gigi (Foto: Newsflash)

BELANDA - Jessica Aaldering, 23, dari Velp di Belanda, tidak menyadari jika dirinya hamil sampai akhirnya melahirkan di jalan. Polisi pun membawanya ke ruang operasi di klinik dokter gigi untuk melahirkan.

Dia pun kaget ketika dikirimi biaya persalinan tak terduga dari klinik dokter gigi mencapai 211,72 euro (Rp3,7 juta).

Dia dibantu oleh dua petugas polisi untuk menjalani operasi di dokter gigi. Dia pun melahirkan bayi laki-laki dalam beberapa menit.

Praktik dokter gigi berargumen mahalnya biaya persalinan ini karena mereka harus menyewa perusahaan pembersih untuk menggosok kotoran bekas persalinan di ruang perawatan.

Jessica pun kesal dan tak terima. Terlebih karena perusahaan asuransi kesehatannya menolak menanggung biaya karena hanya berlaku untuk kelahiran di rumah dan di rumah sakit, bukan persalinan di klinik gigi.

(Baca juga: Flu Dilaporkan Menghilang di AS di Tengah Pandemi Covid-19)

“Sangat aneh mereka berani mengirimi saya faktur untuk ini sama sekali,” terangnya.

“Saat itu, polisi masuk untuk menanyakan apakah saya boleh melahirkan di dokter gigi,” lanjutnya.

Namun untungnya polisi dikabarkan ikut membantu membayar tagihan persalinan tersebut.

“Polisi adalah penyelamat saya sebelumnya, dan sekarang lagi,” ujarnya.

Jessica diketahu sedang mengendarai sepedanya di dekat klinik dokter gigi Rene Klaassen.

Dia tiba-tiba mulai merasakan sakit perut yang parah dan khawatir akan jatuh sakit.

Dua petugas polisi terdekat, Rob van Duuren dan Milan van der Heijden, menyadari jika dirinya dalam kesulitan dan membantunya ke arah kilinik gigi terdekat.

(Baca juga: Tindakan Keras China terhadap Muslim Merembet ke Pulau Hainan)

Setelah dibaringkan di kursi dokter gigi, tiba-tiba ia melahirkan seorang bayi laki-laki. Bayi itu dinamai Herman.

“Itu semua terjadi begitu cepat, saya hampir tidak punya waktu untuk duduk di kursi dokter gigi,” jelasnya.

Persalinan ini pun berlangsung dramatis karena salah satu petugas harus memijat jantung bayi untuk menyadarkannya, akibat putusnya tali pusat.

Tindakan heroik petugas van Duuren ini akhirnya bisa menyelamatkan napas pertama dan sang bayi pun mulai menangis.

Layanan darurat segera tiba di tempat kejadian dan memberikan oksigen, sebelum membawa ibu dan bayinya ke rumah sakit.

Dokter menemukan Herman, yang lahir 10 minggu lebih awal, memiliki kondisi paru-paru yang kurang bagus. Namun, kondisinya semakin baik-baik saja setelah sang bayi menghabiskan waktu di inkubator.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini