Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak dan 2 Orang Terluka di Demak

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 26 Februari 2021 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 512 2369048 diterjang-puting-beliung-ratusan-rumah-rusak-dan-2-orang-terluka-di-demak-1t6Uo1bGvl.jpg Puting beliung menerjang Demak, Jawa Tengah (Foto: Taufik Budi)

DEMAK – Angin puting beliung melanda sejumlah kawasan di Demak, Jawa Tengah. Ratusan rumah rusak dan dua orang menderita luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Nugroho, mengatakan, peristiwa bermula dari hujan deras yang mengguyur pada Jumat (26/2/2021) pagi. Bukan hanya hujan deras, angin juga bertiup sangat kencang hingga merusak rumah-rumah warga.

”Telah terjadi hujan lebat disertai dengan angin puting beliung yang mengakibatkan beberapa rumah dan fasilitas umum rusak. Dua orang luka berat dan dirujuk ke fasilitas kesehatan,” kata Agus.

Baca Juga:  15 Rumah di Bekasi Rusak Diterjang Puting Beliung

Dia mencatat, bencana puting beliung melanda permukiman di Kecamatan Sayung yakni Desa Gemulak, Desa Bedono, dan Desa Sidogemah. Angin ribut itu merusak 237 rumah, 6 toko, 2 musala, dan 1 bengkel.

“Satu orang luka berat, karena saat (kejadian) naik ke atas genteng dan dirujuk ke RS Pelita Anugerah, Mranggen. Di Desa Sidogemah terdapat 50 rumah rusak ringan dan 1 orang luka berat, sudah dirujuk ke RSUD Sunan Kalijaga,” terangnya.

Baca Juga:  Puting Beliung Terjang Bekasi Utara, Sejumlah Rumah Rusak

Sementara di Kecamatan Dempet terdapat 14 rumah warga Desa Brakas yang rusak. Untuk di Kecamatan Karangtengah meliputi Desa Batu dan Desa Wonokerto. Setidaknya terdapat 74 rumah dan 1 bangunan musala yang rusak.

“Total kerusakan dan kerugian masih dalam proses perhitungan. Kita juga melakukan evakuasi korban terdampak dan pemotongan pohon-pohon yang tumbang, serta pendirian dapur umum. Termasuk melakukan rujukan bagi korban luka,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini