Pria dengan Benjolan Seperti "Testis" di Leher Selama 20 Tahun Berhasil Dioperasi

Susi Susanti, Koran SI · Sabtu 27 Februari 2021 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 18 2369291 pria-dengan-benjolan-seperti-testis-di-leher-selama-20-tahun-berhasil-dioperasi-YXs4BZu94j.jpg Pria dengan benjolan di lehernya selama 20 tahun akhirnya berhasil dioperasi (Foto: TLC)

AMERIKA SERIKAT - Seorang pria yang hidup dengan benjolan raksasa di lehernya selama 20 tahun akhirnya berhasil mengoperasi benjolan itu.

Benjolan itu kerap diolok-olok  sebagai "testis" yang menggantung di leher. Pria bernama John ini mengaku tidak senang dengan beberapa komentar yang diterimanya.

John muncul di episode terbaru serial televisi yang terkenal “Dr Pimple Popper” di TLC pada 25 Februari lalu. Dia menderita lipoma berukuran super yang membengkak hingga mencapai ukuran bola tenis.

"Keluarga besar saya, saya tidak pernah memandang mata ke mata dengan mereka,” ujarnya.

“Aku lelah diolok-olok. Mereka bilang 'sepertinya kacangku menggantung di dagu,” terangnya.

(Baca juga: Utusan Myanmar untuk PBB Imbau Komunitas Internasional Tolak Kudeta Militer)

John pun memutuskan beralih ke Ahli Bedah Dermatologi Dr Sandra Lee, atau kerap disebut Dr Pimple Popper, untuk melihat apakah dia dapat menghilangkan benjolan yang sangat besar.

Di ruang operasi, leher John disuntik anestesi lokal untuk menbuatnya mati rasa.

"Ini adalah momen emas, bisa dikatakan," kata Dr Lee, membuat sayatan di bagian depan leher John.

Dr Lee pun mulai mengangkat lipoma secara perlahan.

"Lipoma John terlihat tepat di bawah permukaan, yang sangat melegakan," katanya.

(Baca juga: Menteri Kesetaraan Jender Jepang Menentang Perubahan Nama Keluarga pada Pasangan yang Menikah)

"Saya hanya tidak tahu seberapa dalam ini terjadi dan saya tidak tahu apa yang melekat padanya,” jelasnya.

Agar tidak mengganggu pembuluh darah penting di leher John, Dr Lee memilih untuk mengangkat lipoma sepotong demi sepotong, memotong jaringan lemak oranye.

"Saya mencoba menghilangkan lipoma John, tetapi bagian bawahnya masih menempel pada sesuatu yang lebih dalam, jadi setiap kali saya memotongnya sedikit, bagian yang tidak saya potong akan ditarik kembali," kata Dr Lee .

Dia khawatir John akan mengalami "semacam benjolan" yang tersisa. Namun berkat ketekunannya, sang dokter ini menghilangkan lipoma terakhir.

Setelah menutup luka leher John, Dr Lee memberinya cermin sehingga dia bisa melihat dirinya sendiri, bebas dari benjolan setelah dua dekade.

"Aku terlihat sangat bagus sekarang! Ini datar, bukan lingkaran ini, bukan tonjolan ini, tidak tergantung ke bawah, itu hilang," katanya.

“Saya akan pergi ke lebih banyak tempat, kita akan melakukan lebih banyak hal sebagai satu keluarga,’ terangnya.

"Saya datang ke sini hari ini berpikir bahwa ini tidak akan pernah terjadi dan dokter menghilang lompoma saya,” lanjutnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini