JAKARTA - Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) digadang-gadang sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat bersanding dengan Moeldoko yang dijadikan sebagai Ketua Umum. Namanya didorong oleh sejumlah mander kader dan kader Partai Demokrat yang menginginkan Kongres Luar Biasa (KLB).
Terkait hal itu, Ibas menegaskan bahwa Partai Demokrat di tingkat pusat maupun daerah kompak dan bersatu, termasuk juga dirinya dalam menghadapi gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang sah.
Baca Juga: Dipecat, 7 Eks Kader Demokrat Akan Gugat ke PTUN
Putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun meminta agar dirinya tidak diadu domba dengan Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga kakak kandungnya. Karena dia pun mendukung kepemimpinan AHY.
“Jajaran pengurus Partai Demokrat, Pusat dan Daerah, tmsk saya, kompak dan bersatu untuk hadapi Gerakan yang Kepemimpinan PD yang sah. Kami juga setia dan mendukung penuh Ketua Umum AHY. Jangan diadu-adu antara saya dengan Mas AHY yang juga kakak saya sendiri,” kata Ibas dalam akun Twitter pribadinya @Edhie_Baskoro pada Sabtu (27/2/2021).
Baca Juga: Demokrat Memanas, Pengamat: KLB Partai Hanya Hancurkan Elektabilitas Sendiri
Ibas pun berterima kasih atas kata-kata baik yang ditujukan kepada Demokrat, namun dia memohon agar jangan diadu domba antara dirinya dengan AHY. Apalagi memutarbalikan isu antara dirinya dengan AHY.
“Ucapan Terima Kasih atas “GOOD WORDS out there” tapi, Mohon Maaf, tolong jangan adu domba saya ya”, dulu saya pernah bilang kalau adu domba hanya ada di lapangan domba” Jadi, Jangan di-“spin” isyu & diadu-adu antara saya dengan Mas AHY. InsyaAllah PD Solid, Setia dan Waspada semua,” sambung Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.