Karantina Hotel Dihentikan, Pemkot Denpasar Bakal Manfaatkan Kos-kosan

Indira Arri, RCTI · Minggu 28 Februari 2021 06:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 244 2369581 karantina-hotel-dihentikan-penkot-denpasar-bakal-manfaatkan-kos-kosan-MSA7VEoGu0.jpg Pemkot Denpasar bakal memanfaatkan kos-kosan untuk isolasi mandiri Covid-19 (Foto : iNews)

DENPASAR - Pemkot Denpasar berencana melakukan isolasi bagi orang tanpa gejala dan gejala ringan Covid-19 dengan memanfaatkan kos-kosan. Hal tersebut dilakukan menyusul dihentikannya biaya untuk karantina di hotel oleh pusat.

Isolasi memanfaatkan rumah kos-kosan ini nantinya akan bersinergi dengan desa atau kelurahan.

Wali Kota Denpasar Ign Jayanegara mengatakan, dengan dihentikannya biaya karantina di hotel oleh pusat, menjadi tantangan baru dalam penanganan Covid-19 di Denpasar. Terlebih setiap harinya penambahan kasus positif Covid-19 rata-rata 145 orang.

Dari jumlah tersebut, hanya 15 persennya yang dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala sedang hingga berat, sedangkan sisanya menjalani karantina mandiri.

Sebelum digunakan sebagai tempat isolasi, pihaknya akan memantau kelayakan kamar kos. Di samping harga murah, hal itu akan memberi dampak baik bagi masyarakat, khususnya pemilik kos-kosan.

Baca Juga : OTT Nurdin Abdullah, Ketua KPK: Jangan Pikir Orang Terima Penghargaan Tidak Akan Korupsi!

"Nanti kita akan manfaatkan kos-kosan untuk isolasi pasien Covid-19," ujar Ign Jayanegara, Sabtu 27 Februari 2021.

Ditambahkannya, pengawasan pelaksanaan karantina tersebut akan lebih efektif karena melibatkan satgas desa atau lurah bersama pecalang maupun linmas, dengan perhitungan penyebaran kasus per desa atau lurah tak lebih dari 30 orang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini