Viral Warga Karanganyar Ramai-Ramai Tarik Truk Terperosok ke Ladang Sedalam 50 Meter

Bramantyo, Okezone · Minggu 28 Februari 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 512 2369840 viral-warga-karanganyar-ramai-ramai-tarik-truk-terperosok-ke-ladang-sedalam-50-meter-RKtTT1yuSk.jpg Foto: Istimewa

KARANGANYAR - Sebuah video proses evakuasi truk tangki dari tengah perkebunan di daerah Jenawi, Karanganyar, viral di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, puluhan warga menggeret truk menggunakan tali Akhirnya, setelah berusaha keras, truk tangki air itu pun berhasil dievakuasi.

Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi Maulla melalui Kasubag Humas Iptu Agung Purwoko membenarkan video evakuasi truk tangki air oleh warga dari tengah perkebunan.

Menurut Agung, kejadian itu terjadi pada Minggu (28/2/2021), pukul 01.00 WIB. Saat itu pengemudi truk bernomor polisi AD 1973, Iwan (28), warga Dukuh Anggrasmanis RT 02/05, Desa Anggramanis, Kecamatan Jenawi Karanganyar, melintasi dukuh milir Desa Gumeng. 

Baca juga: 5 Fakta Janda Cianjur Hamil Satu Jam lalu Melahirkan, Sempat Mengira Kena Santet

Saat berada di lokasi kejadian, tiba-tiba kabin truk terbuka hingga Iwan tak bisa mengendalikan kemudi truk yang mendadak oleng. Truk lantas terpelosok ke lahan pertanian warga yang ada di lereng Gunung sedalam 50 meter. 

Foto: Istimewa

"Truk mengalami oleng dan sopir tidak bisa mengendalikan dan truk terperosok kejurang atau kepertanian warga sedalam 50 meter," papar Agung saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Viral! Ojol Terobos Banjir Sepinggang Antar Makanan

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun Iwan, supir truk tangki air  mengalami luka pada kaki dan tangan. 

"Tak ada korban jiwa, hanya supir truk mengalami luka pada kaki dan tangan dan sudah dibawa ke rumah sakit di Solo," terangnya.

Agung menambahkan, melihat kejadian itu, warga berbondong-bondong melakukan evakuasi saat hari telah terang. Selain warga, evakuasi juga melibatkan relawan TNI dan Polri.

"Evakuasi truk dilakukan dengan cara ditarik bersama-sama," ucapnya.

Sementara itu Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Karanganyar Ipda Anggoro Wahyu Setiabudi mengatakan, dari hasil olah kejadian perkara, kecelakaan tunggal itu murni disebabkan kabin truk yang terbuka. 

Untuk itu, pihaknya meminta pada semua masyarakat yang hendak berpergian menggunakan kendaraan roda empat, untuk terlebih dahulu mengecek kondisi kendaraan. 

"Nanti di daerah tersebut, akan kami tambah rambu-rambu lalu lintas. Tapi yang terpenting pengendara kendaraan membiasakan cek dan ricek kondisi dan kenormalan (berfungsi baik /tidaknya ) kelengkapan  kendaraannya demi mengutamakan keselamatan dalam berkendara (safety ridingnya )," kata dia. 

Menyangkut ganti rugi tanaman yang rusak, pihaknya telah berkoordinasi dengan kades dan tokoh masyarakat. Hasilnya karena pengemudi warga setempat, maka masalah kerusakan diselesaikan dengan jalan kekeluargaan. 

"Tanaman yg alami rusak dapat diselesaikan secara musyawarah, menimbang sopir, Iwan adalah termasuk penduduk lokal desa setempat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini