Anggota Satpol PP Jerit Histeris saat Lihat Jarum Suntik Vaksin Covid-19

Inin Nastain, Koran SI · Senin 01 Maret 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 525 2370302 anggota-satpol-pp-jerit-histeris-saat-lihat-jarum-suntik-vaksin-covid-19-3peNxl85cV.jpg Anggota Satpol PP saat menjerti disuntik vaksin (foto: ist)

MAJALENGKA - Pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (1/3/2021) diwarnai sejumlah insiden. Jeritan histeris adalah salah satu insident yang terjadi pada vaksinasi gelombang kedua dengan sasaran para kepala Dinas, Camat, dan ASN itu.

Tedi, anggota Satpol PP Majalengka adalah salah satu peserta vaksinasi. Di tengah-tengah proses vaksinasi, jeritan histeris pria berambut cepak itu pecah. Bahkan, dia harus menenggelamkan wajahnya ke badan atasannya sendiri.

Baca juga:  Program Vaksinasi Khusus Lansia Digelar di Apartemen Taman Rasuna

Insiden vaksinasi yang dialami oleh salah satu anggota Pol PP Majalengka itu seperti yang terlihat dalam tayangan video, yang tersebar di kalangan wartawan. Proses penyuntikan vaksin sendiri berjalan cukup cepat.

Baca juga:  Vaksinasi Lansia Warga DKI Dimulai, Begini Alur Pendaftarannya

Dalam video berdurasi 0.20 menit itu, terdengar teman-teman Tedi memberi semangat. Tedi baru terlihat lebih tenang setelah proses penyuntikan selesai. Bahkan dia tampak melihat lengan bekas suntikan itu.

"Memang dari awal hari Jumat minggu lalu ada informasi semua anggota akan divaksin Tedi ini menolak karena takut. Bahkan sampai tadi pas pendaftaran saja, dia menggigil saking takutnya," kata Sekdis Pol PP dan Damkar Majalengka, Suratman.

 

Ditemui setelah menjalani vaksinasi, Agus mengaku terpaksa menjerit lantaran takut. Bahkan, awalnya dia mengaku tidak mau divaksin lantaran takut jarum suntik.

"Takut, tengang. Ya sedikit sakit lah (pas disuntik)nya. Alhamdulillah nggak ada berasa efek apa-apa," kata dia.

Sementara, di Dinas Satpol PP dan Damkar terdapat 277 orang yang mendapat jatah vaksinasi. Namun, atas pertimbangan kesehatan ada beberapa yang gagal divaksin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini