Diam-diam, Donald dan Melania Trump Disuntik Vaksin Covid-19 di Gedung Putih pada Januari Lalu

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 02 Maret 2021 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 18 2370657 diam-diam-donald-dan-melania-trump-disuntik-vaksin-covid-19-di-gedung-putih-pada-januari-lalu-o2kYeqeuU3.jpg Mantan Presiden AS Donald Trump dan istri Melania Trump (Foto: Reuters)

 WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan mantan ibu negara Melania Trump dilaporkan telah disuntik vaksin Covid-19 di Gedung Putih pada Januari lalu.

Penasihat Trump mengatakan hal ini kepada CNN pada Senin (1/3). Belum jelas vaksin apa atau berapa banyak dosis yang diterima masing-masing.

Informasi ini muncul setelah Trump mendesak para pengikutnya untuk divaksinasi virus Covid-19 selama pidatonya di Konferensi Tindakan Politik Konservatif di Orlando, Florida, pada Minggu (28/2).

"Betapa tidak menyakitkan suntikan vaksin itu, jadi semua orang disuntik,” terangnya. Dorongan itu menandai perubahan penting karena selama masa jabatannya, Trump telah lama menepis beratnya virus itu dan menghindari praktik seperti menjaga jarak sosial dan mengenakan masker.

Sebelumnya seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pada pertengahan Desember tahun lalu jika Trump tidak akan disuntik vaksin virus corona sampai direkomendasikan oleh tim medis Gedung Putih.

(Baca juga: Pasien Covid-19 Varian Baru Membludak, ICU Rumah Sakit Kewalahan)

Pada saat itu, sumber pejabat itu mengatakan Trump masih menerima manfaat dari koktail antibodi monoklonal yang dia dapatkan selama pemulihannya dari Covid-19 pada awal musim gugur, ketika dia dan ibu negara dinyatakan positif terkena virus.

Keputusan Trump untuk diam-diam menerima vaksin, tanpa gembar-gembor publik, sangat kontras dengan penerus dan pendahulunya. Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris masing-masing divaksinasi di televisi langsung pada Desember tahun lalu.

Kemudian mantan Presiden Barack Obama, George W. Bush, dan Bill Clinton secara sukarela juga disuntik vaksin Covid-19 pada Desember tahun lalu di depan kamera untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan vaksin tersebut.

Mantan Presiden Jimmy Carter juga telah diinokulasi untuk melawan virus tersebut.

(Baca juga: Bocah 9 Tahun Tewas dalam Ritual Pengusiran Setan)

Selama pidatonya di CPAC, Trump, yang mengawasi perkembangan pesat vaksin virus corona melalui satuan tugas Operation Warp Speed, mengatakan pemerintahannya layak mendapatkan banyak pujian atas kecepatan vaksinasi saat ini di AS dan berulang kali merujuk ke Covid-19 menggunakan istilah rasis.

“Jangan biarkan mereka lupa ini kami. Kami melakukan ini,” katanya tentang pengembangan vaksin.

Tim penulis pidato mantan Presiden saat di Gedung Putih telah kembali bertugas untuk membantunya dalam menyusun pidato pada Minggu (28/2) untuk konferensi tersebut. Di antara penulis pidato tersebut adalah mantan penasihat kebijakan domestik Trump, Stephen Miller.

Pernyataan Trump tentang pengembangan vaksin bertentangan dengan pelaporan CNN pada Januari lalu jika Biden dan penasihatnya tidak mewarisi rencana distribusi vaksin virus corona dari pemerintahan Trump.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini