“Setiap minggu Mas Andi benar-benar koordinasi sama gubernur, supaya apa kalau memang ternyata, ini masih diperlukan. Nah, kita agak jauh-jauh hari tahu supaya kita juga menyiapkan, mungkin obat-obatannya atau bahkan tim kedua yang harus kita kirim menggantikan tim pertama itu menjadi bahan pertimbangan kami,” ujar Andika.
Sementara itu, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa kondisi di Sulbar sudah mulai berangsur-angsur membaik. Ia juga melaporkan tentang rumah sakit lapangan yang digelar TNI Angkatan Darat sangat diminati warga karena penanganannya cepat.
“Secara umum kondisi yang ada di Sulawesi Barat sudah berangsur-angsur normal, khususnya masalah rumah sakit ada dua rumah sakit, rumah sakit regional dan rumah sakit lapangan yang kami gelar, tapi RSUD yang ada saat ini ada dua itu operasinya baru 904, sehingga limpahan-limpahan dari mereka masuk ke rumah sakit kita khususnya rumah sakit lapangan, karena ini memang adalah harapan mereka sehingga sangat diminati, mereka datang kesana setelah berobat langsung diambil tindakan dan mereka pulang langsung bawa obat, pak," papar Andi.
Andika Perkasa juga akan membangun 100 unit rumah prajurit TNI AD, di Markas Komando Resort Militer 142/Tatag yang runtuh akibat gempa bumi. Baca Juga: Baku Tembak dengan Prajurit TNI, 1 Anggota KKB Tewas
(Arief Setyadi )