Edan! Pemuda di Mojokerto Perkosa lalu Bunuh Nenek Tua Renta

Tritus Julan, Koran SI · Selasa 02 Maret 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 519 2370795 edan-pemuda-di-mojokerto-perkosa-lalu-bunuh-nenek-tua-renta-6DZJlk60NO.jpg Foto: Tritus Julan

MOJOKERTO - Agung Febriyanto (19), pemuda asal Dusun Ngembul, Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, harus merasakan dinginnya sel tahanan. Agung harus mempertanggungjawabkan ulah bejatnya memperkosa dan membunuh seorang nenek renta yang mayatnya ditemukan pada Minggu 21 Februari 2021.

Kala itu, jasad nenek renta yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut, ditemukan mengapung di Sendang Tutup, di Dusun Ngembul, Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Saat ditemukan, nenek renta tersebut dalam kondisi telanjang bulat.

"Hasil visum terdapat luka pada bagian bibir dan kemaluan korban. Kemudian kita lakukan penyelidikan termasuk menggali keterangan dari sejumlah saksi," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alesander saat konferensi pers di Mapolsek Dlanggu, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Janji Menikahi, Pemuda Cabuli Anak di Bawah Umur hingga Hamil 8 Bulan

Berdasarkan hasil visum, diduga kuat nenek renta yang diperkirakan berusia 71 tahun ini merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan. Dari sana polisi melakukan penyelidikan dan menangkap Agung di kediamannya. Agung diduga kuat sebagai orang di balik aksi biadab itu.

"Dari keterangan saksi-saksi, pelaku ini terlihat berputar-putar di sekitar lokasi saat kejadian. Selain itu juga beberapa barang berharga milik korban juga kita amankan dari pelaku," imbuh Dony.

Kepada polisi, Agung mengaku dua kali memperkosa korban. Selanjutnya, korban dibawa dan diceburkan ke Sendang Tutup. Di dalam air itulah, Agung menghabisi nyawa nenek misterius itu.

"Penyebab kematian korban karena tenggelam dan gagal napas setelah jantung korban kemasukan air. Jadi setelah diperkosa korban dijeburkan ke dalam sedang," terang Dony.

Baca juga: Mahasiswa UIN Diciduk Usai Ancam Sebar Foto Bugil Pacarnya

Mengetahui korban meninggal, Agung kemudian meninggalkan jasad nenek renta tersebut dan membawa beberapa barang berharga milik korban. Seperti uang tunai Rp430.000 serta aksesoris yang dikenakan korban, lantaran sempat dikira perhiasan emas.

"Salah satu motif pelaku melakukan perbuatanya ini karena tergiur barang-barang yang dibawa korban. Pelaku mengira yang dikenakan korban itu (perhiasan) emas, tapi ternyata bukan," paparnya.

Akibat perbuatanya, pemuda yang diketahui dalam sehari-hari bekerja sebagai seorang supeltas di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ini dijerat dengan pasal berlapis. Ia disangkakan Pasal 338 juncto Pasal 365 KUHP serta Pasal 285 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sementara itu, hingga kini polisi belum bisa mengungkap identitas korban pemerkosaan dan pembunuhan Agung. Kapolsek Dlanggu AKP Purnomo mengatakan, sejauh ini tidak ada warga setempat yang mengenali korban. Saat olah TKP, polisi juga tidak menemukan identitasnya.

"Kami gunakan alat scan sidik jari juga tidak muncul identitasnya. Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri wanita, usia sekitar 71 tahun ini untuk menghubungi Polsek Dlanggu, atau Polres Mojokerto," tandas Purnomo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini