“Anak saya dirawat di sini di rumah saja, pakai obat seadanya terkadang cuma pakai kapsul dicampur minyak lampu. Kami tak punya biaya untuk membawa Amira ke rumah sakit," ungkap Tumiran yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan tersebut.
Terlebih lagi, akibat faktor ekonomi, mereka tidak memiliki asuransi jaminan kesehatan. Saya tidak mampu menutupi semua biaya rumah sakit. Kini mereka mengharap uluran bantuan dari dermawan.
“Anak saya ini kalau kena gesekan, suhu tubuhnya langsung tinggi. Kemudian muncul benjolan-benjolan berisi cairan," ujar Tumiran.
Baca juga: Diduga Malapraktik, Lengan Pemuda Ini Bengkak Seukuran Bantal
Di tempat terpisah, Kades Desa Aras, Muhammad Yusuf mengatakan, sudah mendapatkan laporan adanya warga yang sedang sakit. Pihaknya langsung menelefon Kaurnya dan memerintahkan untuk menguruskan BPJS secepatnya, guna meringankan biaya pengobatan saat dirujuk ke rumah sakit.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.