Ditangkap di Bali, 2 Buronan Rusia Segera Dideportasi

Antara, · Kamis 04 Maret 2021 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 244 2372471 ditangkap-di-bali-2-buronan-rusia-segera-dideportasi-8poLAm4fsB.jpg Dirkrimum Polda Bali Kombes Djuhandani Rahardjo (Foto: Antara)

DENPASAR - Dua buronan asal Rusia, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka dan Ekaterina Trubkina, segera dideportasi dari Bali.

"Kami akan berkoordinasi dengan Imigrasi Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, untuk mendeportasi kedua buronan Rusia itu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Djuhandani Rahardjo Puro, saat ditemui di Polda Bali, Kamis (4/3/2021).

Ia menjelaskan, Ayer yang adalah buronan Interpol tidak ada unsur pidana. Sedangkan terhadap kekasihnya, Trubkina, terkait pidana membantu seseorang melarikan diri dan sebagainya, itu tidak diproses lebih lanjut.

"Untuk kekasihnya mungkin ada namun kami berpikiran itu akan melalui proses penyidikan yang panjang, pembuktian dan lainnya. Terkait dengan yang bersangkutan ini akan dideportasi dan waktunya sangat pendek, kemungkinan penyidikan terkait membantu seseorang melarikan diri dan sebagainya tidak dilaksanakan," ucap Puro.

Baca Juga:  Buronan Interpol Kabur di Bali, Wakil Ketua DPR: Ada yang Aneh

Pasal yang sebelumnya disangkakan terhadap Trubkina yaitu Pasal 221 Ayat (1) KUHP, termasuk dalam tindak pidana ringan. Mereka dideportasi dengan pertimbangan-pertimbangan dari sisi penyidikan, pemeriksaan hingga pembuktiannya yang cukup sulit dan memakan waktu.

Sementara itu, jika memang bisa dilakukan dengan waktu singkat maka penyidikan akan tetap terlaksana. "Kalau pertimbangan waktu dan pemeriksaan saksi, yang diperiksa apabila menyangkut hal tersebut kita harus memeriksa ke Rusia dan tentu ini akan menimbulkan kesulitan dalam proses penyidikan. Sementara kepentingan di Rusia mungkin lebih besar lagi dan akan kita koordinasikan agar pihak Rusia yang melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Sebelumnya, pada pukul 13.20 Wita Kamis 11 Februari, Kovalenka melarikan diri dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dibantu Trubkina. Ayer merupakan buron interpol yang masuk dalam Daftar Merah.

Pria pemilik paspor bernomor 7536xx ini sebelumnya telah menjalani hukuman pidana di LP Kerobokan perkara narkotika.

Pada 24 Februari, keduanya ditangkap personel Resmob Polda Bali dan Imigrasi Bali di suatu vila di Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Baca Juga: Begini Kronologi Kaburnya Buron Interpol Asal Rusia di Kantor Imigrasi Ngurah Rai

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini