Ganjar ke Prajurit TNI: Ojo Tegang, Pilih Disuntik Vaksin Apa Dikirim Perang?

INews.id, · Kamis 04 Maret 2021 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 512 2372331 ganjar-ke-prajurit-tni-ojo-tegang-pilih-disuntik-vaksin-apa-dikirim-perang-nM6Aj20fJ4.jpg Gubernur Ganjar tinjau vaksinasi Covid-19 pada prajurit TNI (Foto : Istimewa)

SOLO - Usai meninjau vaksinasi terhadap pedagang pasar di Pasar Klewer dan Pasar Legi, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap anggota TNI di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyado Solo, Kamis (4/3/2021). Di sana, Ganjar pun sempat melempar canda pada para prajurit TNI.

Di RST Slamet Riyadi, selain sejumlah tentara yang divaksin, ada juga kelompok lansia yang melaksanakan vaksinasi. Mereka dengan antusias menyambut kedatangan Ganjar yang didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Kedatangan keduanya langsung membuat warga berebut mendekat untuk meminta foto bersama. “Ayo jangan berkerumun, jaga jarak. Ini kok rapi sekali barisnya, dari TK mana," kata Ganjar pada sejumlah lansia yang duduk menunggu proses vaksinasi itu.

Setelah melihat proses vaksinasi lansia, Ganjar mengecek pelaksanaan vaksinasi anggota TNI di ruangan lain di rumah sakit itu. Di sana, sejumlah anggota TNI berbaris rapi sambil menunggu giliran vaksinasi.

Saat masuk ke bilik vaksinasi, Ganjar melihat ada anggota TNI yang sedang bersiap untuk divaksin. Melihat wajahnya cukup tegang, Ganjar mengeluarkan guyonan untuk mencairkan suasana.

"Tenang mas, ojo tegang (jangan tegang). Ayo, pilih disuntik apa dikirim perang?" kata Ganjar disambut tawa sejumlah anggota TNI.

Baca Juga : Cerita Bocah Tuna Netra Jago Sholawatan, Doakan Khofifah Tetap Sehat & Amanah

Salah satu anggota TNI, Hartono mengaku terkejut dengan candaan Ganjar itu. Tapi, hal itu membuatnya sedikit rileks dan tidak tegang saat disuntik. "Iya, tadi ditanya pilih disuntik apa disuruh perang? Kalau saya sesuai petunjuk saja, dikirim perang siap, disuntik lebih siap lagi," katanya.

Ia mengatakan sudah lega karena telah mendapatkan vaksinasi. Menurutnya, anggota TNI memang harus divaksin, agar saat bekerja di lapangan menjadi aman. "Sebelumnya saat terjun ke lapangan, ya was-was juga. Tapi karena tugas kita seperti itu, kita harus siap. Ini sudah divaksin, jadi tambah siap lagi," ujar dia,

Menurut Ganjar, proses vaksinasi untuk pelayan publik termasuk anggota TNI sudah berjalan baik. Di Solo sudah digelar dan ditargetkan hari ini selesai.

"Tidak hanya TNI, tapi saya mengucapkan terimakasih karena lansia juga dilayani di sini. Untuk TNI, saya rasa hari ini beres. Maka kalau sudah beres khususnya Babinsa, semoga ini bisa memberikan semangat pada mereka agar lebih aman dan nyaman dalam bekerja. Karena, mereka-mereka inilah yang berada di gari paling depan," kata Ganjar.

Secara keseluruhan, Ganjar melihat program vaksinasi untuk TNI di seluruh Jawa Tengah berjalan lancar. Pantauannya di Semarang, di Solo dan daerah lain juga sudah berjalan.

"Seluruh Jateng sudah jalan, kemarin Semarang jalan, hari ini di Solo. Ada info kemarin dilakukan vaksinasi massal terhadap 1476 anggota di hanggar Lanud. Kalau manajemen di TNI, Polri, ASN relatif gampang, karena data sudah siap, tempat siap dan tenaga siap. Tinggal dipanggil saja, mereka sudah datang," tegasnya.

Memang yang cukup repot adalah vaksinasi untuk masyarakat umum, termasuk pedagang pasar, lansia dan lainnya. Butuh upaya besar untuk penanganan program vaksinasi itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini