Wojcicki menambahkan meskipun akun Trump pada akhirnya akan dipulihkan, namun akun itu masih bisa diblokir secara permanen jika mendapat dua teguran lagi berdasarkan aturan YouTube dalam waktu 90 hari.
Akun Trump untuk sementara ditangguhkan sejak 12 Januari lalu karena dianggap melanggar kebijakan YouTube terhadap hasutan kekerasan. Kala itu, YouTube mengatakan pembatasan akan berlangsung setidaknya seminggu.
(Baca juga: Wow, Sampah Makanan yang Dibuang Capai 900 Juta Ton, 690 Juta Orang Kelaparan)
Platform lain, termasuk Twitter dan Facebook, juga melarang atau menangguhkan akun Trump setelah kerusuhan di Capitol AS pada Januari lalu. Facebook (FB) juga telah meminta Dewan Pengawas untuk mempertimbangkan apakah akan mengaktifkan kembali akun tersebut.
(Susi Susanti)