Usai Divaksin, Belasan Pegawai Pemkot Blitar Positif Covid-19

Solichan Arif, Koran SI · Minggu 07 Maret 2021 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 519 2373871 usai-divaksin-belasan-pegawai-pemkot-blitar-positif-covid-19-KBIky6Dmbn.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BLITAR - Sebanyak 13 pegawai KPTSP (Kantor Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan perijinan Terpadu Satu Pintu) Kota Blitar yang sudah menjalani vaksinasi, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Didik Djumianto mengatakan, dari 19 pegawai yang divaksin dan lalu melakukan swab test karena mengeluh demam, 13 diantaranya positif.

"Dilakukan rapid antigen mandiri hasil positif. Dilakukan test PCR, hasilnya positif 13," ujar Didik kepada wartawan Minggu (7/3/2021).

Baca juga:  Ada Pihak Tak Berhak Menyusup saat Vaksinasi Pedagang Pasar Tanah Abang?

Sebanyak 19 pegawai KTSP menjalani suntik vaksin pada 26 Februari. Tiga hari paska vaksinasi, berbagai keluhan muncul. Yakni mulai batuk, panas, demam, dan daya penciuman hilang. Pada 6 Maret semuanya menjalani swab test (PCR) dan hasilnya 13 orang positif Covid-19.

Baca juga:  Satpol PP Jaktim Tunggu 'Lampu Hijau' Dinkes soal Vaksinasi Covid-19

Sementara sebelum disuntik vaksin, 19 pegawai tersebut telah menjalani proses skrining. Kesehatan mereka dicek menyeluruh. Mulai gula darah, tekanan darah, suhu tubuh hingga ada tidaknya riwayat penyakit, diperiksa. Hasilnya, semuanya lolos skrinig. Didik menegaskan, keluhan yang muncul pada pegawai KPTSP paska vaksin, bukan kasus KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi).

"Itu bukan sebagai kasus KIPI. Murni kasus covid," kata Didik menjelaskan.

Didik mengatakan, kasus terpapar Covid-19 masih bisa melanda seseorang yang sudah disuntik vaksin. Pada kasus pegawai KTPSP, dimungkinkan di dalam tubuh mereka sudah ada virus Corona, namun tidak bergejala (OTG).

"Sehingga ketika paska divaksin terjadi reaksi dalam pembentukan antibodi," papar Didik menegaskan.

Didik juga mengatakan, dalam proses skrining vaksinasi, tidak ada tahapan seseorang yang hendak disuntik, lebih dulu menjalani rapid antigen atau test PCR. Sebab dalam ketentuan juknis tidak mengatur hal itu. Meskipun ditemukan kasus positif Covid-19 paska divaksin, petugas tetap melaksanakan proses skrining sesuai ketentuan.

"Dalam juknis tidak diatur," kata Didik.

Sementara dengan ditemukannya kasus positif Covid-19 tersebut, Kantor KPTSP Kota Blitar melakukan lock down sementara dan akan aktif kembali pada Senin 8 Maret 2021. Sebagai antisipasi, pembukaan kembali dengan menerapkan pembatasan jumlah pegawai yang bekerja, dan layanan. Sementara hingga 7 Maret 2021, jumlah kasus positif Covid-19 (secara akumulatif) di Kota Blitar mencapai 2.153 kasus.

Perinciannya, sebanyak 2.012 orang sembuh, 97 orang meninggal dunia, 14 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 24 orang diisolasi di gedung isolasi dan 6 orang menjalani isolasi mandiri. Pada Minggu ini (7/3/2021), di Kota Blitar terdapat tambahan lima kasus positif Covid-19 baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini