Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Fasilitas Pemilikan Rumah Sejahtera (FPRS) DKI Jakarta, Dzikran Kurniawan mengatakan, banyak masyarakat Jakarta yang belum memahami syarat administrasi kepemilikan hunian DP 0 Rupiah diantaranya yaitu memiliki kredit macet dan masih memiliki cicilan. Termasuk, lanjut dia, sudah pernah memiliki rumah sebelumnya.
"Paling besar itu masalahnya adalah memiliki kredit macet dan kedua itu masalah masih punya cicilan lain," ungkapnya.
Hunian vertikal DP 0 rupiah Kelapa Village sediri dijual dengan dengan skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) guna meringankan pembayaran angsuran atau cicilan konsumen yang membeli atau dalam hal ini adalah warga DKI Jakarta yang belum memiliki hunian.
Bank DKI sebagai perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta ditunjuk menjadi perbankan yang membiayai DP 0 Rupiah. Klapa Village tersebut terbagi menjadi enam tipe.
Pertama tipe studio yang berukuran 21 meter persegi dengan harga per unit Rp 184 juta. Besar cicilan setiap bulan yaitu Rp 1,9 juta untuk jangka waktu 10 tahun, Rp 1,4 juta untuk jangka 15 tahun, dan Rp 1,17 juta untuk cicilan 20 tahun.
Tipe studio berukuran 22,25 meter persegi harga unitnya sebesar Rp 195,8 juta. Untuk jangka waktu cicilan 10 tahun akan dikenakan biaya Rp 2 juta setiap bulan, jangka 15 tahun Rp 1,49 juta dan masa 20 tahun sebesar Rp 1,24 juta.
Untuk unit satu kamar atau luas 23,95 meter persegi harganya yaitu Rp 210,7 juta. Cicilan selama 10 tahun dikenakan biaya setiap bulan sebesar Rp 2,1 juta per bulan, selama 15 tahun dikenakan biaya cicilan Rp 1,61 juta dan masa 20 tahun cicilan Rp 1,3 juta.
Selanjutnya, tipe satu kamar dengan luas 24,25 meter persegi harganya yakni Rp213,4 juta. Untuk cicilan selama 10 tahun yaitu Rp 2,2 juta setiap bulan, Rp1,63 juta untuk 15 tahun dan 20 tahun dikenakan biaya Rp1,35 juta.
Kemudian, unit dengan dua kamar seluas 34,65 meter persegi harganya Rp 335,4 juta. Cicilan Rp 3,4 per bulan untuk masa cicilan 10 tahun, Rp 2,5 juta untuk masa 15 tahun dan Rp 2,12 juta untuk masa 20 tahun.
Sedangkan, tipe paling luas dengan dua kamar seluas 35,3 meter persegi harganya Rp 341,7 juta. Untuk cicilan 10 tahun setiap bulan dikenakan biaya Rp 3,5 juta, masa 15 tahun sebesar Rp 2,6 juta dan 20 tahun sebesar Rp 2,16 juta.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.