Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wali Kota Pontianak Pastikan Penanganan Pandemi Covid-19 Dilakukan Transparan

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 09 Maret 2021 |22:17 WIB
Wali Kota Pontianak Pastikan Penanganan Pandemi Covid-19 Dilakukan Transparan
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (Foto : MNC Portal Indonesia/Fahreza Rizky)
A
A
A

JAKARTA - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mempresentasikan kebijakannya pada acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VII yang digelar MNC Portal Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia membahas soal sistem data hingga pengawasan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Dewan Juri IVL Season VII, Gun Gun Heryanto, menanyakan inovasi sistem data yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Pakar komunikasi politik UIN Jakarta itu juga menanyakan pola komunikasi Pemkot dengan komunitas dan sistem pengawasan di tengah pandemi corona.

"Bagaimana dengan inovasi sistem data? Pandemi ini kan tidak cukup hanya kebijakan publik, tapi harus ada kesadaran masyarakat. Basis komunikasi dengan komunitas menjadi kunci. Bagaimana pendekatan komunitas di Pontianak?" ucap Gun Gun di iNews Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021).

Tak sampai di situ, Gun Gun bertanya sistem pengawasan di Pemkot Pontianak agar tidak terjadi penyelewengan. Ia mencontohkan dana bantuan sosial (bansos) pada tingkat nasional dikorupsi.

"Ini problem serius soal sistem kontrol yang kemudian meminimalkan penyalahgunaan. Banyak sekali kasus penyelewenangan, terakhir di Kemensos bagaimana menteri terjerat bansos. Nah, bagaimana inisiasi sistem kontrol yang efektif?" tanya Gun Gun.

Menjawab pertanyaan dewan juri, Edi mengatakan Pemkot Pontianak telah memiliki data yang komprehensif terkait kesejahteraan masyarakat. Data inilah yang menjadi acuan dalam penyaluran bansos.

"Alhamdulillah untuk data penduduk miskin di Pontianak ada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pada 2019 saya sudah melakukan pendataan rutin enam bulan sekali, diverifikasi dan divalidasi lagi. Begitu terjadi pandemi dan ada bansos misalnya, ini kita kirim berdasarkan data itu," katanya.

Baca Juga : MNC Portal Gelar Indonesia Visionary Leader Season VII

Terkait kolaborasi penanganan Covid-19, Pemkot Pontianak selalu melibatkan berbagai komunitas. Edi menuturkan, pelibatan masyarakat dilakukan secara formal ataupun nonformal. Mereka misalnya bisa ikut mengontrol penyaluran bantuan sosial Covid-19 agar tepat sasaran.

Lalu terkait sistem pengawasan, Edi berujar, Pemkot Pontianak selalu menyampaikan laporannya secara transparan. Mulai dari mengumumkan laporan via aplikasi khusus, mengeksposnya di media massa, hingga pendampingan oleh inspektorat atapun BPKP.

"Sistem kontrol kita transparan," jelasnya.

Dewan juri IVL Season VII antara lain Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik, Ketua Pembina Indonesia Institute for Corporate Directorship Andi Ilham Said.

Dewan juri lainnya yakni Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Budi Frensidy.

Baca Juga : Cara Bupati Banyuasin Jalankan Pembangunan Tanpa Gunakan APBD

IVL merupakan program rutin yang diselenggarakan MNC Media untuk mengukur dan menguji kekuatan visi para pemimpin daerah, sekaligus menggali upaya daerah dalam merumuskan, mengomunikasikan, mengimplementasikan, sekaligus membudayakan visi tersebut di wilayah kepemimpinannya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement