Bahkan saat ini tingkat pengangguran di Majalengka hanya di kisaran 6,67%. Investasi baik dari dalam maupun luar juga tetap masuk di masa pandemi ini.
“Industri masuk baik PMA (penanaman modal asing) maupun PMDN (penanaman modal dalam negeri) yang nilainya hampir Rp. 2,6 triliun. Jadi alhamdulillah tidak terlalu terpengaruh pandemi,” ujarnya.
Selain memiliki banyak potensi, perlu diketahui bahwa Kabupaten Majalengka menjadi tempat dilaksanakan berbagai proyek strategis nasional. Mulai dari pembangunan Bandara Kertajati, Pelabuhan patimban hingga banyak jalan tol. Hal ini dinilainya sebagai salah satu kelebihan Majalengka untuk menarik minat investor.
Namun begitu Karna memastikan bahwa masyarakatnya tidak boleh hanya menjadi penonton saja.
“SDM kita memang masih lemah. Maka dari itu kami kami akan berupaya meningkatkannya,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.