Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KSAD Perintahkan Pangkostrad Koordinir Latihan TNI AD-US Army

Riezky Maulana , Jurnalis-Jum'at, 12 Maret 2021 |10:59 WIB
KSAD Perintahkan Pangkostrad Koordinir Latihan TNI AD-US Army
KSAD Jenderal Andika Perkasa video conference bersama jajaran terkait perencanaan latihan bersama US Army (Foto: Riezky Maulana)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan video conference dengan Panglima Kostrad, dan Panglima Divisi Infanteri terkait perencanaan kegiatan latihan Security Force Assistance Brigade (SFAB) yang akan diberikan personel US Army.⁣ Andika didampingi Asisten Latihan(Aslat) KSAD Mayjen TNI Harianto. 

KSAD berpesan kepada Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono untuk mengkoordinir pelatihan ini dengan baik. Menurutnya, agar transisi latihan berjalan baik, maka latihan akan dimulai dari satuan tertinggi, lalu baru ke satuan yang paling bawah.

"Saya ingin Pangkostrad agar mengkoordinir khususnya di tanggal-tanggal di mana mereka ada di batalion, kalau bisa supaya mereka ada gambaran bahwa Batalyon 328 ada di bawahnya Brigif 17, nah Brigif 17 ada di bawah Divisi 1. Jadi setiap perpindahan batalyon itu mereka akan lebih bagus kalau dipandu mengawali kegiatan di batalion yang dimulai dari tingkat atas," ucap Andika dalam tayangan video yang diunggah TNI AD, Jumat (12/3/2021).

Baca Juga:  Alami Hipospadia, KSAD Tegaskan Serda Aprilia Bukan Transgender

Andika berharap melalui kegiatan SFAB ini dapat menambah wawasan para personel TNI AD. Kemudian, dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika melalui interaksi yang terjalin selama kegiatan.⁣⁣

"SFAB ini kita tujukan untuk para jajaran personel Infanteri yang langsung di bawah Kostrad, dengan tujuan untuk mereka menambah wawasan dalam setiap interaksi yang dilakukan baik dengan olahraga bersama serta mencoba mengoperasikan alat-alat yang dibawa untuk Battle Night,” ucap KSAD.

Sementara Aslat Harianto mengungkapkan, ada dinamika yang tidak disebutkan detailnya, durasi latihan dalam program ini mengalami perubahan waktu, dari yang tadinya direncanakan enam bulan lamanya, dipangkas dua bulan menjadi empat bulan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement