Jatuh dari Atap saat PKL, Pelajar SMK Tewas

Tritus Julan, Koran SI · Jum'at 19 Maret 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 519 2380748 jatuh-dari-atap-saat-pkl-pelajar-smk-tewas-l6Xgwslnse.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

MOJOKERTO - Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Mojokerto tewas usai terjatuh dari atap rumah warga di Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Ketika itu, ia tengah melaksanakan program praktik kerja lapangan (PKL).

Korban diketahui berinisial BAS, (17) warga Dusun Jeruk Macan, Desa Sawo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pelajar tersebut terjatuh dari atap bangunan rumah dengan posisi kepala di bawah. Korban sempat tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cikko, Sidoarjo.

Baca juga:  Pasukan Oranye Ditabrak Motor di Cipayung hingga Terpelanting saat Bertugas

Kapolsek Jetis Kompol Suhariyono mengatakan, insiden kecelakaan itu saat pelajar jurusan teknik permesinan tersebut tengah kegiatannya melaksanakan program pendidikan sistem ganda (PSG) atau yang lebih dikenal PKL. Korban melaksanakan PKL di CV Yavi Jaya Kontraktor, milik Amir, warga Desa Bendung, Kecamatan Jetis bersama dua teman sejurusannya, AAP (16) dan RK (16).

"Mereka melaksanakan praktik dengan mengerjakan bangunan rumah di itu. Si korban kebagian memasang rangka baja ringan," kata Kapolsek, Jumat (19/3/2021).

Baca juga:  Drum Meledak saat Dilas, 2 Orang Terluka

Usai memasang rangka atap berbahan baja ringan, korban ketika itu hendak turun. Diduga korban terpeleset dan terjatuh. Tragisnya, bagian kepala korban langsung membentur tanah. Akibat kejadian itu sontak membuat dua temannya kebingungan. Mereka berusaha memberi pertolongan kepada korban.

"Korban sudah tidak sadarkan diri kemudian langsung dibawa ke RS Citra Medika, Sidoarjo oleh teman-temannya. Sempat dirawat, tapi kondisinya parah. Dinyatakan meninggal di RS," jelas Kapolsek.

Untuk kepentingan visum, jenazah BAS kemudian dipindahakan pihak kepolisian ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Sementara polisi masih masih mendalami insiden kecelakaan kerja ini. Selain itu, polisi telah mengumpulkan barang bukti dan akan meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait insiden tersebut.

"Hal ini untuk mengetahui unsur kelelaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pasal yang dilanggar Pasal 359 KUHP. Sementara, untuk tersangka masih dalam lidik," tandas Kapolsek.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini