Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Girik, Honorer hingga Satpam Terlibat

Teguh Mahardika, Koran SI · Kamis 25 Maret 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 340 2384047 polisi-bongkar-sindikat-pemalsu-girik-honorer-hingga-satpam-terlibat-dmZuSkmCNK.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

SERANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten membongkar sindikat pemalsuan dokumen pertanahan, yang melibatkan oknum honrer KPP Pratama Serang.

Empat orang ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan pemalsuan dokumen pertanahan berupa girik, yakni pensiunan honorer KPP Pratama Seranh MRH (55), petugas keamanan CS (38) dan AH (46), serta S (55).

Baca juga:  Sertifikat Palsu Dijadikan Jaminan Kredit, Begini Akal-akalannya

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Martri Sonny mengatakan, kasus terungkap setelah adanya laporan dari warga Kota Serang yang merasa tertipu pembuatan girik.

"Sekitar bulan Februari lalu, datang seseorang yang melaporkan ke kami atas dugaan penipuan dan pemalsuan terkait proses penerbitan girik. Kemudian penyidik langsung melalukan penyelidikan," ujar Martri kepada wartawan, Kamis (25/4/2021).

Baca juga:  Wagub Ariza: Memang di Jakarta Ini Banyak Sekali Mafia Tanah

Dari hasil penyelidikan diketahui, bahwa girik yang diterbitkan oleh para tersangka ternyata tidak terdaftar alias palsu.

Namun, sindikiat mafia tanah itu meminta imbalan uang Rp12 juta atas bantuan penerbitan girik. Keempat tersangka yang diamankan mempunyai perannya masing-masing untuk memperoleh keuntungan.

Martri menyebutkan, tersangka MRH berperan Menyediakan blangko dan membuat girik serta menerima uang dari jasa pembuatannya. Sedangkan tersangka CS dan AH berperan sebagai perantara proses pembuatan girik.

"Untuk tersangka S mengaku, menjanjikan membuatkan girik dan meminta uang untuk biaya pembuatan girik," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 57 dokumen pertanahan palsu sudah dibuat oleh para pelaku dan siap diserahkan kepada warga.

"Pengakuan tidak lebih 100 berkas tapi lebih dari 50 baru katanya. Berkas yang sudah jadi ada 57 berkas ini siap distribusikan bisa jadi ini keluaran baru semua," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini