Buron 7 Tahun, Anggota Mafia Akhirnya Tertangkap Karena Video Memasak

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 30 Maret 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 18 2386522 buron-7-tahun-anggota-mafia-akhirnya-tertangkap-karena-video-memasak-81QVQYhBNg.jpg Foto: Reuters.

ROMA - Dorongan untuk memamerkan keterampilan memasaknya telah membuat seorang mafia Italia dipenjara setelah tujuh tahun dalam pelarian.

Polisi Italia melacak Marc Feren Claude Biart, (53 tahun), melalui video kuliner yang diunggahnya ke YouTube. Meski Biart dengan hati-hati menyembunyikan wajahnya, dia gagal menyamarkan tato tubuhnya.

BACA JUGA: Bos Mafia di New York Tewas Diberondong Peluru

Terduga anggota geng kejahatan Mafia ‘Ndrangheta ditangkap di Republik Dominika Rabu (24/3/2021) lalu dan sekarang telah diekstradisi kembali ke Italia. Biart dilaporkan menjalani kehidupan yang tenang di Kota Boca Chica, kata polisi dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir BBC.

Dia telah dalam pelarian sejak 2014, ketika dia dicari oleh polisi karena diduga menyelundupkan kokain ke Belanda atas nama klan Cacciola dari mafia 'Ndrangheta.

'Ndrangheta dianggap sebagai salah satu kelompok kejahatan terorganisir paling kuat di dunia karena mengontrol sebagian besar kokain yang memasuki Eropa. Berbasis di Calabria, wilayah yang menjadi ujung "sepatu bot" Italia.

Klan itu diduga dipimpin oleh Bos Luigi Mancuso, (66), dikenal sebagai "Paman". Anggota lain menggunakan julukan seperti "The Wolf", "Fatty" dan "Blondie".

BACA JUGA: Persidangan Mafia Terbesar Digelar di Italia, Lebih dari 350 Orang Diadili

Mereka semua sekarang menghadapi pengadilan mafia terbesar yang pernah terjadi di Italia dalam beberapa dekade. Ada 355 tersangka mafia dan pejabat korup yang telah didakwa setelah penyelidikan panjang terhadap kelompok 'Ndrangheta.

Selama sidang pra-persidangan, butuh lebih dari tiga jam untuk membaca nama-nama terdakwa, kantor berita AFP melaporkan saat itu. Lembar dakwaan termasuk pembunuhan, perdagangan narkoba, pemerasan dan pencucian uang.

Lebih dari 900 saksi diharapkan memberikan bukti pada persidangan, yang dibuka pada Januari dan akan berlangsung selama dua tahun.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini