nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Mafia di New York Tewas Diberondong Peluru

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 14 18 2030097 bos-mafia-di-new-york-tewas-diberondong-peluru-xHZl2PUDM3.jpg Frank Cali saat ditahan karena kasus pemerasan. Foto/NY Post

NEW YORK – Bos mafia keluarga Gambino di New York, Amerika Serikat, Frank Cali, tewas diberondong peluru di luar rumahnya.

Cali (53) tewas pada Rabu 13 Maret 2019 malam dan meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit.

Laporan BBC, Kamis (14/3/2019) pelaku penembakan tak dikenali. Ia diketahui melarikan diri menggunakan mobil berwarna biru

Media lokal menjelaskan bahwa pembunuhan terhadap bos mafia menjadi yang pertama sejak 1985.

Keluarga Gambino disebut salah satu lima keluarga mafia Italia-AS yang dihormati di New York.

Saksi mata mengatakan, pelaku menembak Cali sebanyak enam kali dan kemudian menabraknya sebelum melarikan diri dari tempat kejadian. Anggota keluarga Cali kemudian berusaha menyelamatkannya.

BacaMayat di Balik Dinding Ungkap Peran Mafia yang Disewa Perempuan karena Cinta Ditolak

Baca140 Orang Disidang Terkait Kelompok Mafia

Polisi belum mengetahui motif penembakan.

"Belum ada penangkapan dan penyelidikan sedang berlangsung," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Francesco "Franky Boy" Cali mengambil alih dan menjalankan organisasi mafia dari Domenico Cefalu pada 2015.

Cali hanya pernah sekali ditahan, karena berkonspirasi atas kasus pemerasan pada 2008, di mana ia menjalani hukuman 16 bulan penjara.

Kepala keluarga mafia Gambino yang paling terkenal adalah John Gotti, yang dihukum pada 1992 atas 13 pembunuhan. Dia meninggal pada tahun 2002.

Lingkungan tempat tinggal Cali terkenal dengan aksi kejahatan. Tempat itu digunakan sebagai lokasi cerita fiksi Don Corleone dalam film 1972 The Godfather.

Keluarga mafia Genovese, Gambino, Lucchese, Colombo dan Bonanno diyakini telah mengendalikan kejahatan terorganisir di New York selama beberapa dekade.

Pekan lalu, Carmine Persico, mantan keluarga mafia Colombo yang berusia 85 tahun, meninggal setelah menjalani 33 tahun hukuman penjara dari 139 tahun hukumannya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini