"Saya melihat motor itu melaju mau memasuki gerbang gereja. Tapi saya tahan pak dengan kedua tangan saya. Saat itu posisinya masih sekitar 1 meter di depan gerbang. Tiba-tiba meledak itu," tutur CB
"Tangan, dada, dan muka saya ikut terbakar. Saya sadar dan saat itu saya langsung berdoa semua biar terjadi karena kehendakNya," lanjutnya.
Tak sampai di sana, Menag juga mengunjungi pasien lain atas nama K (20), mahasiswi akademi keperawatan yang pada saat kejadian baru saja selesai melaksanakan Misa.
Ada pula korban antara nenek dan cucu yakni M (64) dan J (5) yang juga disambangi Menag. Perhatian menag tertuju kepada J yang dengan polosnya menunjukkan luka di lututnya.
"Sabar ya, semoga cepat sembuh ya dek. Jagoan hebat. Tidak boleh takut lagi nanti ya," ujar Menag.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.