Inggris Longgarkan Lockdown, Izinkan Pesta Pernikahan

Agregasi VOA, · Kamis 01 April 2021 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 18 2387602 inggris-longgarkan-lockdown-izinkan-pesta-pernikahan-qg9aYSXaUe.jpg Ilustrasi pernikahan (Foto: VOA)

INGGRIS - Musim semi identik dengan musim pernikahan. Namun, bagaimana pernikahan bisa berlangsung di Eropa, seperti di Inggris, yang telah berulang kali memberlakukan lockdown ketat?

Sejak pemerintah Inggris melonggarkan lockdown baru-baru ini, acara-acara pernikahan memang diizinkan berlangsung. Namun, acara-acara itu dibatasi hanya dihadiri enam orang, selain yang memimpin upacara pernikahan, seperti pendeta.

Jadi, tidak heran melihat deretan kursi di gereja itu kosong. Musik yang mengalir pun berasal dari rekaman yang diputar melalui pengeras suara. Pengantin perempun pun harus berjalan sendirian, sementara pendampingnya menuju altar, seperti sang ayah, harus berjalan dua meter di belakangnya. Sanak dan kerabat lainnya dari pasangan pengantin hanya bisa menyaksikannya secara online.

Pasangan Danielle dan Oliver Daveport, termasuk pasangan pertama yang mengambil kesempatan itu. Semua persyaratakan itu tidak mengecilkan hati Danielle. Ia bahagia bisa menikah pada Senin (29/3) lalu.

(Baca juga: Wanita Ini Telanjang di Depan Polisi Sambil Menghina, Motifnya Terungkap)

"Ini sangat berarti bagi kami. Kami memang ingin menikah sebelum putra kami lahir. Itu adalah pertimbangan utamanya. Kami tadinya berpikir kami tidak mungkin akan bisa menikah sebelum putra kami dilahirkan,” kata Danielle.

Oliver pun sependapat dengan Danielle.

"Ya, putra kami kemungkinan akan lahir enam minggu lagi. Kami khawatir rencana PM Boris Johnson untuk melonggarkan lockdown akan diundur. Jadi, ketika kesempatan itu muncul, kami langsung menetapkan tanggalnya dan menikah.”

Terlepas dari semua itu, Danielle dan Oliver juga menghemat biaya pernikahan. Biaya yang mereka habiskan pada 29 Maret lalu hanya lima persen dari dana yang mereka anggarkan untuk acara pernikahan. Sebagai informasi saja, biaya pernikahan di Inggris rata-rata USD45.000 (Rp653 juta).

(Baca juga: Penyelidikan Terkait Penyumbatan Terusan Suez oleh Kapal Kontainer Raksasa Dimulai)

Senin (29/3) merupakan hari pertama Inggris mulai secara besar-besaran melonggarkan lockdown terkini yang mulai berlaku sejak awal 2021. Inggris masih memberlakukan banyak pembatasan karena khawatir dengan meningkatnya jumlah kasus di benua Eropa.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini