Pengrajin Dekorasi Ramadhan di Palestina, Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Agregasi VOA, · Sabtu 10 April 2021 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 18 2392355 pengrajin-dekorasi-ramadhan-di-palestina-bertahan-di-tengah-pandemi-covid-19-0Ql2gpmPuB.jpg Pengrajin dekorasi Ramadhan di Palestina (Foto: AFP)

Tahun lalu, Madhoon hanya menjual 20 persen dekorasi yang dibuatnya. Penurunan ini terjadi akibat langkah-langkah yang diberlakukan pada 2020 untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

Tahun ini, ia berharap dapat meningkatkan penjualannya hingga 70 persen. Tapi, ia khawatir jumlah kasus yang terus meningkat akan mendorong pemerintah mengambil tindakan-tindakan baru yang dapat menghalangi rencananya tersebut.

Madhoon mengatakan, karyanya tahun ini lebih bervariasi. “Tahun ini saya membuat berbagai kerajinan tangan, tidak hanya satu. Saya membuat boneka penjual manisan Arab yang biasa disebut kunafah dan qatayef yang merupakan salah satu dekorasi utama Ramadan di Mesir. Saya membuat gerobak kacang, yang juga merupakan bagian dari makanan utama di Mesir, sebuah pernik dekorasi yang memberikan kesan suasana Ramadan yang menyenangkan. Saya juga membuat meriam Ramadan dan semua orang tahu bahwa Mesir terkenal dengan meriam Ramadannya," paparnya.

Madhoon juga masih membuat lentera, yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai "Fawanees". "Fawanees", dekorasi khas Mesir, biasanya diimpor ke Gaza dari Mesir dan China, tetapi beberapa warga Gaza seperti Madhoon, mulai membuatnya sendiri.

Jalur Gaza, seluas 375 km persegi, adalah tempat bermukim sekitar dua juta orang Palestina. Wilayah itu sudah bertahun-tahun di bawah blokade Israel, yang menurut warga Gaza tidak hanya melumpuhkan ekonomi mereka, tetapi juga merusak pembangunan fasilitas-fasilitas kesehatan.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini