Gempa Jatim Memakan Korban Jiwa, Jokowi Sampaikan Duka Cita Mendalam

Dita Angga R, Sindonews · Minggu 11 April 2021 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 519 2392887 gempa-jatim-memakan-korban-jiwa-jokowi-sampakan-duka-cita-mendalam-NdzeO3ZTV1.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Gempa bumi Magnitudi 6,1 mengguncang Jawa Timur (Jatim), Sabtu 10 April 2021. Gempa susulan masih terjadi di wilayah Jatim, Minggu (11/4/2021) pagi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita atas korban yang meninggal akibat bencana alam ini. “Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia,” ujar Jokowi dalam keterangan persnya, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Gempa di Jatim, Jokowi: Lakukan Langkah-Langkah Tanggap Darurat!

Dia mengatakan telah meminta jajarannya melakukan langkah-langkah tanggap darurat. Mulai dari mencari korban yang hilang hingga merawat korban yang luka-luka.

“Segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat. Mencari dan menemukan korban yang tertimpa reruntuhan. Segera melakukan perawatan pada korban yang luka-luka. Dan juga penanganan dampak dari adanya gempa bumi tersebut,” ucap Jokowi.

Baca juga: Kunjungi Malang, Khofifah: Balai Desa Jadi Tempat Berlindung Jika Ada Gempa Susulan

Sebelumnya Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan berdasarkan perkembangan pada pukul 08.00 WIB, BNPB mencatat adanya 8 orang meninggal akibat bencana ini.

“Korban meninggal dunia 8 orang, luka ringan 36, luka sedang hingga berat 3 orang. BPBD Kabupaten Lumajang mengidentifikasi korban meninggal dunia di wilayahnya 5 orang, sedangkan Kabupaten Malang 3,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa kerusakan di sektor permukiman tercatat di 15 kabupaten/kota di Jatim. Kerusakan juga dialami fasilitas umum (fasum) dengan total kerusakan sejumlah 150 unit. Dia mengatakan total rumah rusak dengan kategori berbeda berjumlah 1.189 unit.

“Dengan rincian rusak berat 85 unit, rusak sedang 250 dan rusak ringan 854,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini